941 UMKM Baru Terverifikasi Disnakertran Kop dan UKM Barito Utara
Kabupaten Barito Utara terdiri dari 9 kecamatan dan 103 desa memiliki jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebanyak 8.603 berdasarkan data tahun 2019.
Tag
Kabupaten Barito Utara terdiri dari 9 kecamatan dan 103 desa memiliki jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebanyak 8.603 berdasarkan data tahun 2019.
Setiap Platform media sosial Facebook, Instagram, Tik-tok memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing yang hendaknya diesesuaikan dengan kebutuhan pegiat UMKM
Miniatur motor gede (moge) klasik yang dibuat dari limbah paralon (PVC) karya Bahrun Mustofa (40), warga Dusun Jurangsari, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, diminati banyak konsumen dari mancanegara.
Program ini dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika
Selama ini usaha rotan yang digeluti masyarakat setempat tidak bisa menjadi usaha utama, karena disebabkan terkendala peralatan serta bahan baku rotan
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggaet perusahaan sosial media Facebook guna mengakselerasikan kemampuan digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando mengatakan bahwa perlu adanya dukungan seluruh pihak kepada UMKM dan wisata lokal.
Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya Nenie A Lambung mendorong UMKM memanfaatkan platform?belanja online (E-commerce)?untuk meningkatkan visibilitas produk di pasar yang lebih luas.
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Seruyan diminta untuk melakukan bimbingan kepada pelaku usaha dalam proses pengurusan perizinan…
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah diajak untuk menjajakan produk aneka pangan dan menu berbuka puasa maupun sahur mengutamakan penjualan secara online.
Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas kembali membantu atau memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ingin mengakses program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).
Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebenarnya memiliki peluang besar di tengah keruntuhan begitu banyak usaha besar di masa pandemi COVID-19 dalam setahun terakhir. Namun faktanya kontribusi produk UMKM baru sekitar empat persen dari total nilai ekspor Indonesia.
Langkah dalam melakukan pembinaan terhadap usaha ekonomi kreatif tidak berhenti pada pembinaan pengrajin dan pelaku usaha saja.
Koordinator Divisi PSDM Klinik Bisnis, Robbi Guntara menjelaskan branding mengambil peranan penting bagi pegiat UMKM. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Kelas Klinik Bisnis bertajuk "Pentingnya Branding dan Desain Kemasan untuk UMKM".
Penyelenggaraan Kelas Klinik Bisnis telah berlangsung pada tahapan selanjutnya. Kegiatan kali ini, mengangkat tema "Pentingnya Branding dan Desain Kemasan untuk UMKM" dengan penekanan pada banyaknya jumlah pelaku UMK yakni mencapai 64 Juta UMKM Indonesia sehingga setiap UMKM diharuskan memiiliki perbedaan dan keunikan.
Peserta sosialisasi berasal dari pelaku usaha di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dengan metode pelaksanaan panel, diskusi, dan tanya jawab
Kegiatan ini diikuti para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir berlangsung di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang dengan protokol kesehatan, Selasa 6 April 2021
Pemerintah memberikan dukungan prioritas kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mengingat perannya yang cukup besar.
Temu usaha antar UMKM dan industri kecil bersama perbankan di Kabupaten Sukamara diharapkan dapat membantu permodalan pelaku usaha.
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Sukamara menggelar temu usaha dengan pelaku UMKM dan industri kecil bersama perbankan, Kamis, 1 April 2021.