BUKARES –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Desa Budi Mufakat, Kecamatan Bataguh bekerjasama dengan PT Sepalar Yasa Kartika melalui Corporate Sosial Responsibility (CSR) nya menjalankan program pemberdayaan ekonomi melalui budidaya dan UMKM madu kelulut Kelompok Tani (Poktan) Hutan Sari Bersama, Kamis, 4 Januari 2024.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kapuas, Lumban N Situmorang, Kabid Perindustrian Disdagperinkop dan UMKM Kapuas, Ferdinan Junarko, Camat Bataguh Syuryadin dan Perangkat Kecamatan Bataguh.

Lalu, dihadiri Manajer GAL dan Plasma dari PT Sepalar Yasa Kartika, Hendro Prasetyo dan Wahyudi, Head CSR Miran Suhardi yang diwakali Arbai, Humas Herry Saputra.

Kemudian, Pendamping Desa Rijali Rahman dan Elise, Pendamping Lokal Desa Mitha Kepala Desa Budi Mufakat Hendy Murdiono, KPHL Kapuas Kahayan serta anggota kelompok madu Kelulut Sari Bersama.

Camat Bataguh, Syuryadin saat membuka acara menyampaikan kegiatan yang melibatkan pihak ke tiga ini yaitu PT Sepalar Yasa Kartika merupakan sebuah terobosan. Karena kalau berharap dari anggaran daerah maupun dana desa, mungkin kurang memenuhi karena banyaknya keperluan.

--page

"Bantuan dan keterlibatan perusahaan dengan CSR nya maka sebuah desa atau kelompok tani tentunya akan membantu berkembang. Maka kreativitas kepala desa melibatkan banyak pihak dalam membangun desanya adalah langkah yang sangat baik," katanya.

Dirinya menyampaikan terima kasih kepada pihak PT Sepalar Yasa Kartika yang sudah membantu dalam hal pemberdayaan ekonomi warga melalui program CSR ini.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas, Lumban N Situmorang dalam sambutannya juga mengapresiasi adanya program ini. Ia mengatakan pembudidayaan kelulut adalah hal yang baru dan gampang gampang susah.

Diperlukan pembelajaran khusus untuk mengetahui dan dengan tepat akhirnya bisa mengelola dengan baik.

"Segala hal yang berkaitan dengan pembudidayaan madu Kelulut ini akan kita sampaikan nanti. Terlebih Kalimantan dan Sumatera adalah daerah potensial untuk mengembangkan ini," ucapnya.

--page

Sementara, dari PT Sepalar Yasa Kartika diwakili Manajer GAL, Hendro Prasetyo mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh instansi yang hadir.

"Melalui program seperti madu kelulut ini harapannya dapat membuat sesuatu kemandirian untuk desa. Ini merupakan gebrakan awal yang bisa membantu masyarakat dalam kegiatan UMKM," tutur Hendro.

Sehingga, lanjut dia juga diadakan semacam Bimtek yang nantinya akan lebih memberikan pengetahuan dalam pengembangan budidaya UMKM madu kelulut ini.

"Dengan adanya keterlibatan dinas terkait untuk lebih meningkatkan produksi madu Kelulut ini untuk lebih maksimal. Kita melibatkan masyarakat lokal dalam usaha kita, baik itu juga dari karyawan, maupun seperti bantuan UMKM madu kelulut ini," pungkasnya. (DODI/j)