BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan ratusan ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai salah satu langkah penanggulangan terhadap dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul dihubungi dari Palangka Raya, Senin, mengatakan pemerintah provinsi sedang melakukan pengadaan 500.000 masker.
"Masker akan dibagikan ke masyarakat sesuai ketersediaan. Sebagian N95, sebagian lagi KN95 dan KN94," ucapnya.
Namun sebelum pengadaan itu, pembagian masker juga telah dilaksanakan pemerintah provinsi kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan dalam upaya menanggulangi dampak asap karhutla.
Salah satunya pada Minggu (13/9) Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin pembagian ribuan masker serta vitamin kepada masyarakat yang dilakukan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Suyuti menjelaskan pemberian masker hingga vitamin sebagai salah satu upaya melindungi sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan mereka.
"Masyarakat perlu meningkatkan perlindungan diri, terutama kelompok yang memiliki penyakit penyerta. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap," katanya.
Kemudian dari sisi sektor kesehatan, upaya lainnya yang dilakukan Pemprov Kalteng adalah menyediakan fasilitas rumah oksigen pada berbagai lokasi yang bisa diakses masyarakat.
Sementara itu Gubernur Agustiar Sabran terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan terutama menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
"Kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak diharap dapat semakin memperkuat upaya perlindungan masyarakat serta menjaga lingkungan di Kalimantan Tengah," katanya.
ANTARA









