PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 1.500 paket bantuan pangan kepada pendeta, pekerja gereja, koster, guru Sekolah Minggu, dan masyarakat jemaat lintas denominasi gereja di Gereja Ebeneser, Jalan Baban, Palangka Raya.

Setiap paket bantuan terdiri atas beras seberat 5 kilogram, minyak goreng sebanyak 1 liter, dan gula pasir seberat 1 kilogram untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan pemerintah harus melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang sosial.

“Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Karena itu, pemerintah harus hadir untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan memastikan program serta bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Senin, 19 Oktober 2026.

Ia menekankan penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara adil, transparan, dan tepat sasaran melalui pendataan penerima manfaat yang baik agar bantuan diterima masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pemerintah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, termasuk jemaat gereja, para hamba Tuhan, koster, dan guru Sekolah Minggu.

Menurut Linae, kegiatan menyapa masyarakat dan menyalurkan bantuan menjadi bagian dari upaya pemerintah menjangkau warga di berbagai kabupaten dan kota, termasuk masyarakat yang membutuhkan dukungan di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui penyaluran 1.500 paket bantuan tersebut, Pemprov Kalteng berharap kebutuhan pokok para penerima manfaat dapat terbantu sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. (HERMAWAN DP/H)