BORNEONEWS, Bandung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berjualan di sekitar Stadion Si Jalak Harupat selama Pelaksanaan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Kamis, mengatakan penataan lokasi UMKM dilakukan bersama Kepolisian Daerah Jawa Barat agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan tanpa mengganggu ketertiban dan keamanan selama turnamen berlangsung.
"Saya berharap bahwa pelaku UMKM di sini bisa hadir, bisa berjualan di sekitar Si Jalak Harupat dengan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan," katanya.
Ia mengatakan koordinasi dengan Polda Jawa Barat dilakukan untuk menentukan lokasi bagi pelaku UMKM sehingga penyelenggaraan turnamen dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar stadion.
"Insyaallah kami dengan Pak Kapolda sudah koordinasi bagaimana untuk tempat pelaku UMKM untuk kegiatan-kegiatan ini sehingga ada dampak secara ekonomi," ujarnya.
Dadang mengatakan Stadion Si Jalak Harupat kembali dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mulai 26 September 2026.
Menurut dia, kesempatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menjalankan kegiatan ekonomi selama turnamen berlangsung.
Pemkab Bandung, kata dia, akan terus mengawal persiapan penyelenggaraan, termasuk penempatan bus dan pengaturan area kegiatan di sekitar stadion agar aktivitas UMKM dapat berjalan tertib.
Ia menambahkan kesiapan Stadion Si Jalak Harupat saat ini mencapai sekitar 80 hingga 90 persen dan sejumlah fasilitas masih dalam tahap penyelesaian menjelang pelaksanaan turnamen.
ANTARA









