MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Shalahuddin menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan program PertaLink (Pertamina Keliling) yang diinisiasi Pertamina Kalimantan Tengah untuk memperluas jangkauan distribusi dan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Shalahuddin saat menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari pihak Pertamina Kalteng bersama PT Mitra Batara Sarana Mandiri (PT MBSM) di ruang kerja Bupati Barito Utara.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana implementasi PertaLink sebagai inovasi layanan Pertamina untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang membutuhkan akses BBM lebih mudah, khususnya di daerah dengan kondisi geografis yang luas.

Shalahuddin menyambut baik rencana program tersebut. Menurutnya, PertaLink memiliki potensi untuk mendukung upaya pemerataan akses energi serta membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di berbagai wilayah Barito Utara.

Ia juga mengarahkan agar rencana pelaksanaan program segera ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis bersama PD Batara Membangun sebagai perusahaan daerah yang menaungi PT MBSM.

Perusahaan tersebut direncanakan berperan dalam pelaksanaan lapangan dan mendukung sinergi dengan SPBU Perusda.

Menindaklanjuti arahan itu, pada hari yang sama, pihak Pertamina Kalteng bersama PT MBSM melaksanakan pertemuan koordinasi dengan manajemen PD Batara Membangun di Muara Teweh. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Umum PD Batara Membangun, Muhammad Idrus.

Dalam koordinasi tersebut, Muhammad Idrus menyampaikan kesiapan jajaran Perusda untuk menindaklanjuti arahan Bupati dan membangun sinergi dengan Pertamina Kalteng serta PT MBSM.

Dukungan pemerintah daerah dan koordinasi antara pihak ini diharapkan dapat mempercepat persiapan implementasi PertaLink, sehingga ke depan layanan distribusi BBM dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan merata.

Melalui program tersebut, masyarakat Barito Utara diharapkan memperoleh kemudahan akses BBM, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang jauh dari fasilitas penyaluran BBM.

Meski demikian, realisasi program tetap memerlukan pematangan teknis dan koordinasi antara pihak agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.(RAMADHANI)