BORNEONEWS, Palangka Raya – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan secara berkelanjutan. Tim Damkar 23 dari Posko RSUD Kalampangan bersama personel Yonif TP 831/PT Brigif 86/Mandau melaksanakan operasi pemadaman dan pendinginan titik api lanjutan di kawasan Jalan Mahir Mahar, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya.
Di tengah pekatnya kabut asap dan panasnya bara gambut yang masih terasa, para prajurit TNI bersama Tim Damkar bekerja bahu-membahu di lokasi.
Mereka menyisir setiap jengkal lahan yang masih menyimpan bara, menyemprotkan air secara menyeluruh, dan memastikan api benar-benar padam hingga ke lapisan tanah paling bawah.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil.
Kodam XXII/Tambun Bungai berkomitmen untuk terus hadir di garis depan penanganan bencana ini.
"Kami akan terus bekerja dan terus meningkatkan operasi pemadaman, baik melalui jalur darat maupun udara, hingga seluruh titik api di wilayah ini dapat dipadamkan sepenuhnya," tegas Pangdam, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Ia menambahkan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak akan berkurang selama kondisi api belum sepenuhnya aman.
Setiap titik yang telah dipadamkan akan terus dipantau guna memastikan tidak ada titik api yang terlewat dan tidak ada kebakaran baru yang muncul.
Upaya ini dilakukan demi satu harapan sederhana agar masyarakat dapat segera beraktivitas dengan tenang, kembali menghirup udara yang bersih, dan hidup dalam lingkungan yang aman dari ancaman bahaya kebakaran.
Semangat para prajurit dan petugas di lapangan menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan.
"Semoga api segera benar-benar padam dan udara bersih kembali menyapa seluruh masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)









