150 Personel Polres Palangka Raya Amankan Unjuk Rasa Depan Kantor Gubernur Kalteng
Sebanyak 150 personel Polres Palangka Raya, mengamankan jalannya unjuk rasa yang digelar di depan kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa 17 September 2019.
Koresponden
Sebanyak 150 personel Polres Palangka Raya, mengamankan jalannya unjuk rasa yang digelar di depan kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa 17 September 2019.
Perwakilan mahasiswa menyayangkan bencana asap di Kalteng sudah seperti momentum tahunan. Setiap tahun bukan Kalteng kalau tidak ada bencana karhutla dan asap
Hal ini disampaikan ustad Sumardi saat memberikan ceramah dalam solat Istisqo di halaman Polres Palangka Raya, Selasa 17 September 2019
"Semoga dengan doa yang kita panjatkan pada Tuhan hujan akan segera turun di Kota Palangka Raya sehingga kebakaran lahan dan asap akan segera teratasi, tutupnya
Tewasnya Alan Abdul (46) warga asal Betawi Jakarta di Jalan Madang, kota Palangka Raya mengejutkan pihak perusahaan kurir Palangka Raya, Selasa, 17 September 2019.
Tewasnya Alan Abdul (46) di Jalan Madang, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya tidak langsung dibawah dari RS Bhayangkara menuju rumah keluarga. Jenazah Alan dibawa ke RSUD untuk disimpan di kulkas jenazah. Hal ini karena keberadaan Alan di kota Palangka Raya hanya seorang diri atau tanpa satu kel
Kurir Palangka Raya (Kupar) meninggal dunia di sebuah barak sewaan di Jalan Madang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa 17 September 2019
Substansi revisinya apa. Apakah itu untuk memperbaiki lembaga anti rasuah menjadi lebih baik dan berdampak pada kepentingan publik atau hanya sekedar ambisi politik beberapa pihak dengan melemahkan posisi KPK
Sepinya salah satu taman wisata di Kota Cantik Palangka Raya ini karena tebalnya kabut asap yang sudah semakin parah belakangan ini
Ada anak-anak, orang dewasa maupun beberapa ibu hamil. Kedatangan para pasien yang menjadi korban paparan asap tebal di Kota Cantik ini dilayani para petugas dengan semangat
Keengganan menggunakan masker sebagai pelindung di tengah kondisi buruk udara ini karena oleh sejumlah alasan. Salah satunya sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini
Sejak Minggu 15 September sampai 19 September 2019, maskapai Trans Nusa menghentikan penerbangan dari Palangka Raya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, Senin 16 September 2019.
Setelah terjadinya bentrokan antara beberapa tukang parkir dengan beberapa oknum dari ormas tertentu di Taman Pasuk Kameluh, Kota Palangka Raya, kini polisi masih terus mendalami kasus tersebut.
Aksi dua maling HP dan sejumlah kunci kantor KPUD Kota Palangka Raya terekam CCTV.
Kantor KPU atau Komisi Pemilihan Umum Kota Palangka Raya dikejutkan dengan kedatangan dua maling. Kedatangan maling naik sepeda motor honda Scoopy tersebut membawa kabur satu unit handphone dan sejumlah kunci ruangan, Senin, 16 September 2019.
Saat ini arah angin di Palangka Raya berasal dari arah selatan dan tenggara Kalteng. Angin itu membawa asap di wilayah selatan dan tenggara yang juga terjadi kebakaran hutan dan lahan
Kasus pembunuhan satu keluarga asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 11 September 2018 di camp perusahaan PT AGU atau Antang Ganda Utama Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, dipertanyakan.
Selama sepekan lebih kabut asap terus menyelimuti Palangka Raya. Jarak pandang di jalan pun sangat mengganggu para pengendara motor dan mobil. Kondisi ini Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Anang Haryanto meminta agar pengendara untuk berhati-hati.
Dalam sehari ini, Minggu, 15 September 2019, terdapat 6 pesawat yang mengalami penundaan penerbangan atau delay dan pendaratan baik dari dan di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.
Kabut asap yang menyelimuti kota Palangka Raya kian tebal. Dampaknya terasa di sektor penerbangan. Seperti di Bandara Tjilik Riwut yang jarak pandang di landasar hanya 300 meter, Minggu, 15 September 2019.