5 Pelajar di Sampit Diamankan Satlpol PP saat Bolos Jam Pelajaran
Satpol PP akan terus melakukan pengawasan melalui patroli rutin sebagai bagian dari komitmen menjaga ketertiban, khususnya bagi kalangan pelajar
Koresponden
Satpol PP akan terus melakukan pengawasan melalui patroli rutin sebagai bagian dari komitmen menjaga ketertiban, khususnya bagi kalangan pelajar
Sejumlah orang tua mengaku resah dengan fenomena tersebut, mengingat pengawasan terhadap anak di era digital saat ini semakin sulit dilakukan
Korban melihat GPS handphone di mobil yang di sewa oleh pelaku telah mati dan terakhir berada di Jalan Mahir Mahar Palangka Raya
Pelaku berinisial DS (27) dan MA (49) diamankan oleh pihak kepolisian saat berada di sebuah losmen Jalan Juanda, Kecamatan Ketapang
Korban pertama kali ditemukan oleh warga bersama ketua RT setempat, karena meresa curiga lantaran selama tiga hari korban tidak kunjung keluar dari barak yang ditempatinya.
Beberapa warung yang terbakar tersebut terbuat dari kontruksi kayu, sehingga membuat api mudah menyebar.
Perempuan muda ini pertama kali ditemukan oleh keluarga korban sekitar pukul 15.30 WIB. Korban awalnya izin hendak ke kamar mandi. Namun, setelah beberapa lama korban tidak kunjung keluar.
Kejadian ini sempat membuat panik warga sekitar menjadi panik karena lokasi berada di kawasan padat penduduk dengan jarak antar bangunan yang cukup dekat
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit, menggunakan ambulans guna proses identifikasi lebih lanjut
Korban ditemukan di dalam kapal dalam kondisi tertindih runtuhan besi dan sangat?mengenaskan. Tubuh korban tidak dapat diidentifikasi akibat terbakar hanya menyisakan tulang.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kapal tagboat
Mediasi ini dilaksakan di Kantor Camat MHU dan dihadiri oleh sejumlah warga?untuk membahas pengesahan tanda tangan pemilihan ketua Gapoktanhut.
Para pelaku kejahatan terkesan semakin berani melancarkan aksinya, mulai dari pembobolan rumah, toko atau minimarket hingga perampokan menggunakan senjata tajam.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Siswa tersebut menggunakan sepada motor Yamaha Z1 terlibat kecelakaan dengan pikap Suzuki Carry tepat diperempatan Hasan Mansur dan Walter Condrat.
Selain faktor migrasi dan angka kematian, fenomena pernikahan usia dini juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kotim
"Sebanyak 159 personel yang kita siapkan, untuk menjaga aktifitas masyarakat yang kemungkinan meningkat menjelang lebaran nanti,"
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Kodim 1015 Sampit, KSOP Sampit, Bandara H. Asan Sampit, Pelindo Sampit.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan, dan sejumlah warga berusaha membantu mengevakuasi dan melerai kemacetan sebelum petugas kepolisian datang.
Insiden mengerikan ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Diketahui empat orang berinisial A, D, N, dan E terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam jenis parang.
BORNEONEWS, Sampit - Teror pembobolan minimarket terjadi dalam dua hari berturut-turut, dengan sasaran Alfamart yang ada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu, 4 Maret 2026. Setelah…