Satpol PP Palangka Raya Siap Terjunkan Personel di Posko Terpadu GDAN
Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto mengaku siap mengerahkan personel terbaiknya untuk bergabung dan bertugas di posko terpadu tersebut.
Koresponden
Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto mengaku siap mengerahkan personel terbaiknya untuk bergabung dan bertugas di posko terpadu tersebut.
Pemerintah Kota Palangka Raya juga mengimbau warga sekitar untuk tidak ragu memanfaatkannya sebagai pusat pengaduan maupun informasi.
Langkah ini diambil mengingat ancaman narkoba kini kian masif dan menyasar berbagai lini usia
Perlindungan masyarakat harus dimulai sejak dini melalui penguatan lingkungan sosial yang sehat dan edukasi yang masif.
Sinergi lintas sektor ini nantinya tidak hanya fokus pada aspek penindakan hukum (represif), tetapi juga akan memperkuat benteng pencegahan (preventif).
Melalui kehadiran Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), wilayah ini bersiap memasuki babak baru yang bersih dan aman bagi seluruh masyarakat.
Hal ini ditegaskannya sebagai upaya memperkuat ideologi bangsa, yang harus dimulai dari lingkungan kerja dan kehidupan bermasyarakat para abdi negara.
Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta ratusan pegawai di lingkungan pemerintah kota.
Prosesi upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara serta berbagai unsur pimpinan daerah. Momentum ini menjadi ajang refleksi bersama untuk memperkuat kembali nilai-nilai ideologi negara di lingkup pemerintah daerah.
Pencapaian satu dekade ini menjadi bukti nyata komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas anggaran.
Kota Palangka Raya dikenal sebagai kota yang aman dan kondusif berkat tingginya rasa toleransi antarwarga. Keberagaman suku, ras, adat istiadat, dan agama di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini dinilai sebagai kekayaan daerah yang wajib dirawat bersama.
Masa depan bangsa dan daerah berada di tangan generasi milenial dan Gen Z. Oleh karena itu, pemahaman yang benar serta pengamalan ideologi negara secara konsisten oleh kaum muda menjadi hal yang mutlak demi keberlanjutan roda pembangunan yang harmonis.
Gotong royong bukan sekadar tradisi masa lalu, melainkan sebuah identitas dan kekuatan utama bangsa Indonesia.
Pertumbuhan yang pesat di sektor wisata kuliner, restoran, serta meningkatnya angka hunian (okupansi) hotel di wilayah Kota Cantik menjadi motor penggerak utama yang mendongkrak pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di era globalisasi dan modernisasi saat ini, masyarakat dihadapkan pada pergeseran budaya dan nilai-nilai sosial.
Pancasila bukan sekadar lambang negara atau teks yang dibacakan saat upacara bendera. Lebih dari itu, ideologi bangsa ini harus menjadi landasan moral, etika, dan panduan berperilaku bagi seluruh warga negara, khususnya masyarakat Kota Palangka Raya yang heterogen.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengajak UMKM dan pelaku usaha besar mendukung Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas BPS serta memberikan data yang jujur dan akurat demi penguatan ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengajak masyarakat dan pelaku usaha menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang jujur dan akurat demi mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Pemko Palangka Raya merancang arah pembangunan berbasis data melalui Sensus Ekonomi 2026 guna menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pemko Palangka Raya menyusun berbagai inovasi pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan melalui modernisasi budidaya, pemanfaatan teknologi tepat guna, dan pengembangan varietas tanaman tahan iklim.