Palangka Raya Dapat Alokasi Terbesar FDP Beras Premium Kalteng
Palangka Raya mendapat alokasi terbesar beras premium FDP Kalteng sebanyak 75 ton dari total 150 ton yang didatangkan dari Makassar.
Koresponden
Palangka Raya mendapat alokasi terbesar beras premium FDP Kalteng sebanyak 75 ton dari total 150 ton yang didatangkan dari Makassar.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menilai kunjungan Menhut memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam penanganan karhutla serta perlindungan masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni menyebut api belum masuk zona inti dan meminta luasan karhutla dihitung akurat sebelum diumumkan kepada publik.
Koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi sehingga tidak memengaruhi pasokan dan harga beras di pasaran.
Dengan biaya distribusi yang lebih terkendali, harga jual beras di wilayah tujuan diupayakan lebih terjangkau, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi
Program FDP merupakan langkah konkret untuk merespons tekanan inflasi, khususnya dari komoditas beras
Alokasi beras tersebut terdiri atas 75 ton untuk Palangka Raya, 50 ton untuk Kotim, dan 25 ton untuk Kapuas
Raja Juli berharap upaya bersama tersebut dapat mencegah api memasuki kawasan inti dan merusak keanekaragaman hayati, khususnya habitat orangutan
Fasilitas tersebut diharapkan membantu mengurangi polutan dan menyegarkan udara bagi orang utan yang berada di pusat rehabilitasi.
Raja Juli mengatakan, dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat yang mengalami sesak napas dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tetapi turut mengancam makhluk hidup lain yang tidak dapat meminta pertolongan ketika menghadapi kebakaran.
Raja Juli mengatakan, dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, tetapi turut mengancam satwa liar yang tidak dapat meminta pertolongan ketika menghadapi kebakaran.
Setiap kegiatan perangkat daerah, menurutnya, harus memiliki sasaran yang jelas, indikator terukur, dan langkah pelaksanaan
Data BRIN dan Sipongi dalam laporan tersebut turut mencatat 3.908 titik panas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah
Dalam periode yang sama, tercatat 62 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 64,82 hektare.
Keberadaan Rumah Oksigen tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak kesehatan yang ditimbulkan kabut asap
Di Kota Palangka Raya, kebakaran lahan tercatat seluas 0,07 hektare berdasarkan laporan harian tersebut.
Penegasan tersebut disampaikan Agustiar saat melantik dan mengambil sumpah/janji 234 pejabat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.
Pelantikan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, dengan jumlah pejabat yang dilantik terdiri atas 111 pejabat administrator dan 123 pejabat pengawas.