Pulpis Peringkat ke 7 Nasional Alami Kenaikan Harga Beras
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Pulang Pisau, harga beras mengalami kenaikan dalam Minggu kedua periode September 2025.
Koresponden
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Pulang Pisau, harga beras mengalami kenaikan dalam Minggu kedua periode September 2025.
Ditengah kenaikan harga beras, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) melalui Dinas Ketahanan Pangan berupaya menjaga daya beli masyarakat, melalui Gerakan Pasar Murah (GPM).
"Sehingga, ada keterkaitan ketiga ini untuk bekerjasama?membangun desa dalam mengembangkan potensi desa,"
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pulang Pisau, Bakhzar Effendi, menyampaikan apresiasinya terhadap arah kebijakan Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i.
Bupati Pulang Pisau ( Pulpis) Ahmad Rifa'i menghadiri sekaligus membuka acara sosialisasi Inovasi Daerah 2025, di Aula Bapperida, Kamis, 18 September 2025.
Acara ini digelar atas kerja sama PMI Kabupaten Pulang Pisau dan PMI Provinsi Kalimantan Tengah, dengan menghadirkan sejumlah kegiatan sosial mulai dari pelayanan kesehatan gratis, pembagian paket sembako, sosialisasi bahaya asap rokok, hingga pemberian penghargaan kepada Kepala Desa Gohong.
Rifa'i berpesan kepada UMKM, apabila rencana ini berjalan dengan baik dan terjalin kerja sama, maka produknya harus ada setiap saat, jangan sampai putus di tengah jalan.
Camat Maliku, Efri Gusyl Pani menyampaikan, Desa Kanamit Jaya bisa dikembangkan menjadi tempat wisata. Letaknya di jalan lintas sehingga memiliki infrastruktur yang memadai.
Setiap hasil masakan?dicek langsung oleh asisten lapangan dan ahli gizi yang sudah standby sejak subuh
Bupati Rifai menegaskan pentingnya memahami potensi dan permasalahan di tiap kecamatan sebelum menyusun program pembangunan melalui APBD 2026
"Musim penghujan rentan berbagai penyakit, seperti ISPA karena cuaca yang lembab rentan terjadi ISPA, apalagi bagi penderita asma. Selain itu, juga ada diare dan demam berdarah,"
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menekankan beberapa hal penting, dalam upaya menurunkan stunting di Bumi Handep Hapakat.
Sekitar pukul 19.00 WIB, sejumlah orang datang dan langsung melakukan kekerasan terhadap korban. S dipukul, dilempar keluar rumah, lalu kembali dianiaya hingga mengalami luka di bagian pelipis kiri, hidung, dan mulut.
Kepala Desa Purwodadi Lusiam Marhani menjelaskan, selain fokus pada ketahanan pangan, pihak desa juga menjalankan usaha penyewaan ekskavator. Hasil pendapatan dari unit ini, sepenuhnya dikembalikan untuk pelayanan masyarakat.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji menyampaikan, tersangka berinisial SR dijerat Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kapolres Iqbal menjelaskan, sepanjang Agustus 2025 pihaknya berhasil mengungkap 4 kasus narkotika dengan lokasi berbeda. Tiga kasus terjadi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, sementara satu kasus lainnya berkaitan dengan wilayah luar Pulpis.
"Demi tercapainya remaja yang hebat dan terencana di Pulang Pisau, kita perlu dukungan dari berbagai pihak, baik dalam tingkatan kecamatan maupun desa,"
Selain perusahaan, Pemkab Pulpis juga berencana menggandeng mahasiswa dari berbagai universitas untuk membantu pemantauan dan pendataan di lapangan.