Analis: Ada Peluang Harga CPO Rebound
Pada perdagangan Senin (30/4/2018) ditutup di level RM2.362, dengan histori harga rendah (Low) di RM2.356, dan harga tinggi (High) di RM2.382.
Kontributor
Pada perdagangan Senin (30/4/2018) ditutup di level RM2.362, dengan histori harga rendah (Low) di RM2.356, dan harga tinggi (High) di RM2.382.
Emiten perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menyatakan, produksi minyak kelapa sawit (CPO) perseroan pada kuartal I 2018 naik 14,82% yer-on-year (yoy) menjadi 50.513 ton.
Penurunan harga crude palm oil (CPO) dalam beberapa waktu terakhir telah menekan kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada kuartal I tahun ini.
PT London Sumatra Plantation Tbk (LSIP) mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I 2018 sekitar 64,6% atau menjadi Rp116 miliar, dari periode serupa tahun lalu mencapai Rp327,7 miliar.
Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) akan menambah lahan kebun sawit milik plasma seluas 2.000 hektare (ha).
Selama ini pelaku industri sawit selalu disudutkan dalam hal praktik berkelanjutan, padahal pihak pembeli produk sawit juga harus memiliki pemahaman yang sama tentang produk yang mereka beli, terutama yang telah menerapkan praktik berkelanjutan.
Malaysia dan Indonesia harus serius menyikapi rencana penerapan larangan impor minyak sawit oleh Uni Eropa (UE) pada 2021.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) akan melakukan ekspansi besar-besaran pada tahun ini demi mengulang kesuksesan bisnis tahun lalu.
Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi produk minyak sawit mentah (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Mei 2018 sebesar 703,20 dolar AS per metrik ton.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp5 triliun untuk menunjang performa perusahaan dan mendongkrak pertumbuhan. “Rencananya,…
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) merencanakan seluruh perkebunan sawitnya termasuk plasma dapat bersertifikat ISPO dan RSPO pada 2020.
Kembali menggeliatnya industri minyak sawit (CPO), memacu PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) untuk mengejar pertumbuhan lebih agresif lagi.
Pada perdagangan Rabu (25/4/2018) harga CPO ditutup stagnan, alias sama seperti hari perdagangan sebelumnya di level RM2.397, di tengah penantian pelaku pasar terhadap rilis data ekspor minyak sawit.
PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) masih optimistis mematok target produksi dan penjualan CPO pada tahun ini naik 15% hingga 20%, kendati kinerja kuartal pertama belum memuaskan.
Perusahaan perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menyatakan optimismenya untuk dapat meningkatkan produksi kelapa sawit di masa mendatang berkat profil kematangan perkebunan SSMS yang masih muda.
Berkat pertumbuhan industri kelapa sawit, emiten perkebunan, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), mencatatkan lonjakan laba hingga 33,7% menjadi Rp787,1 miliar pada 2017.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan ekspor minyak sawit sepanjang Februari 2018 hanya sebesar 2,37 juta ton, atau terkoreksi hampir 14% dari Januari 2018 yang sebesar 2,74 juta ton.
Kinerja emiten perkebunan, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI), cenderung melambat pada kuartal I tahun ini akibat pelemahan harga minyak sawit mentah (CPO).
Pada perdagangan Senin (23/4/2018), harga CPO ditutup lebih rendah dibandingkan akhir pekan perdagangan sebelumnya di harga RM 2.408.
Pemerintah Indonesia menugaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Uni Eropa guna membahas diskriminasi produk turunan kelapa sawit di kawasan tersebut.