BKPSDM Palangka Raya Turunkan Personel Siaga Karhutla di Tiga Titik Rawan
BKPSDM Palangka Raya menurunkan personel siaga Karhutla di tiga kawasan rawan, yakni Jalan Mahir Mahar, Bukit Palangka VII dan Gurame Ujung.
Koresponden
BKPSDM Palangka Raya menurunkan personel siaga Karhutla di tiga kawasan rawan, yakni Jalan Mahir Mahar, Bukit Palangka VII dan Gurame Ujung.
Laptop hasil curian dijual pelaku seharga sekitar Rp 400 ribu. Uang hasil penjualan ternyata digunakan pelaku untuk bermain judi online
Direktur Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah, Janang Firman Palanungkai, menjelaskan bahwa kegiatan membakar ladang yang dilakukan keduanya tidak sembarangan
Dinas Kehutanan Kalteng senantiasa berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait penanganan karhutla
Kondisi lahan yang didominasi semak belukar dan pakis-pakisan membuat api berpotensi menjalar dengan cepat.
Pemeriksaan rumah dan tempat tertutup lainnya dilakukan disaksikan oleh warga sekitar.
Kondisi lapangan didominasi semak belukar, daun kering, serta pepohonan khas rawa seperti galam, blangiran, dan rasau, dengan jenis tanah berupa mineral dan gambut yang rentan terbakar
Penanganan dilakukan dengan mengedepankan pemadaman langsung, pembatasan penjalaran api, serta langkah pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal
Peristiwa naas bermula pada Minggu 27 September 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Korban bersama tiga rekan kerjanya sedang menyelam ke dasar sungai untuk mengambil alat tambang tradisional yang terjatuh.
Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan lima paket sabu dengan berat kotor 502,22 gram
Apabila masyarakat memang ingin mengetahui paket penanganannya, bisa ditanyakan kepada fungsi Humas saja
Pengendara kemudian dibawa ke pos untuk dijelaskan pasal pelanggaran dan sanksi yang berlaku
Selain memantau kondisi kawasan, petugas juga melakukan pengisian kolam di area Telawang serta penyiraman kandang rusa
Dalam kurun waktu dua pekan terakhir saja, pihak kepolisian telah memproses hukum sebanyak delapan orang tersangka yang berasal dari enam laporan polisi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyampaikan bahwa laporan diterima petugas sekitar pukul 08.50 WIB.
Setelah pemadaman, kawasan tetap pihaknya pantau. Ini penting untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan berpotensi menimbulkan kebakaran kembali
Arahan tersebut disampaikan usai Kapolda meninjau langsung Posko Karhutla di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, serta kawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 17, Palangka Raya.
Hujan tercatat turun di beberapa kawasan, meliputi Kelurahan Kalampangan, Kelurahan Langkai, hingga Kelurahan Panarung
Berdasarkan pemantauan lapangan, WALHI menilai sebagian besar kebakaran bukan semata akibat faktor alam, melainkan menunjukkan indikasi pembakaran yang dilakukan secara sengaja, terstruktur, dan masif.
Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan kerja sama dalam mempromosikan potensi daerah.