BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memerintahkan jajarannya untuk memasifkan patroli ke titik-titik panas karhutla yang terpantau di wilayah Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya.
Arahan tersebut disampaikan usai Kapolda meninjau langsung Posko Karhutla di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, serta kawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 17, Palangka Raya.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan agar personel Polresta Palangka Raya ditempatkan di lokasi-lokasi rawan kebakaran.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini sekaligus pemadaman cepat begitu ditemukan titik api baru.
“Saya perintahkan agar personel Polresta Palangka Raya ditempatkan di lokasi rawan karhutla. Jangan menunggu api membesar, lakukan patroli rutin dan segera lakukan pemadaman awal,” tegasnya, Sabtu, 26 September 2026.
Kapolda menjelaskan adanya pembagian tugas yang terarah agar penanganan berjalan lebih efektif.
Polresta fokus pada penjagaan dan patroli di titik rawan, sementara personel Polda Kalteng bertugas memberikan dukungan penuh saat proses pemadaman berlangsung.
“Personel dari Polda Kalteng akan membackup personel di lapangan saat melakukan pemadaman. Kita bagi tugas,” ungkapnya.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan peralatan, logistik, hingga sumur bor yang sangat dibutuhkan, terutama di area lahan gambut yang sulit dipadamkan.
“Kita siapkan segala sarana yang diperlukan agar tim di lapangan tidak kesulitan saat bertugas,” tambah Kapolda.
Strategi ini diambil untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah kebakaran meluas yang berpotensi menambah pekatnya kabut asap.
Dengan patroli rutin dan respons cepat, diharapkan setiap titik api dapat dipadamkan sejak dini sebelum berkobar besar.
“Kita optimalkan seluruh kekuatan yang ada. Dengan personel yang ditempatkan di lokasi rawan dan dukungan backup dari Polda, diharapkan setiap hotspot yang muncul dapat segera ditangani sebelum meluas,” pungkas Irjen Pol Iwan Kurniawan. (PATHUR/H)









