Fraksi Nasdem Kejar Peran BUMD
Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana mendorong kepala daerah untuk mengoptimalkan keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Tag
Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana mendorong kepala daerah untuk mengoptimalkan keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim*?hingga kini dinilai masih belum ada gebrakan.
Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kalteng selama ini sedikit banyaknya sudah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendapatan daerah, meski belum semua.
Pemerintah Kabupaten Seruyan berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dengan tujuan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, H Abdul Kadir mendorong agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kotim ini memperhatikan usaha disektor perkebunan. Salah satunya dengan membangun pabrik pengolahan buah kelapa sawit.
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana mendukung penuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di jual beli tandan buah segar (TBS) milik petani lokal.
Direktur BUMD PT Habaring Hurung Sampit, Sidi Ihsan Nur langsung tancap gas memulai sejumlah program. Salah satunya membina pengrajin lokal di Kotawaringin Timur.
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli meminta kepada badan usaha milik daerah yang baru saja dibentuk agar mampu jadi mesin pencari uang bagi daerah.
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli menegaskan jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk Pemkab Kotim, agar dikelola secara profesional.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi tidak menampik adanya pro kontra terkait terpilihnya Sidi Ihsan Nur sebagai Direktur BUMD PT Habaring Hurung. Namun dia meminta agar komentar miring tersebut tidak dihiraukan, dan fokus membuktikan kinerja terbaik.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) resmi melantik Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Habaring Hurung Sidi Ihsan Nur, bersama dengan Komisaris BUMD Halikinnor.
Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran dan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin hadiri rapat umum pemegang saham atau RUPS PT Jamkrida Kalteng pada Selasa, 18 Juni 2019.
Saat ini direktur badan usaha milik daerah atau BUMD milik Pemkab Kotawaringin Timur menunggu penunjukan dari bupati. Sebelum ditunjuk, Bupati Supian Hadi menekankan direktur terpilih nanti bisa meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD.
BORNEONEWS, Sampit - Seleksi direktur Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD milik Pemkab Kotawaringin Timur sudah dilakukan pemerintah daerah. Saat ini sudah menyisakan tiga orang. Sehingga tinggal…
DPRD Sukamara menyarankan pemda setempat memiliki landscape atau blue print tentang pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Kondisi perusahaan sudah mangkrak. Keberadaannya justru menjadi beban bagi pemerintah daerah, sehingga harus dievaluasi
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada 2019 selesai dan bisa berjalan.
Tahun 2012 ada penyertaan modal sebesar Rp 8 miliar. Kemudian di 2015, sebesar Rp 7 miliar, dan tahun ini Rp 600 juta.
Sekretaris Daerah Sukamara, Sutrisno mengatakan, pemkab akan menambah penyertaan modal kepada PT Bangun Sukma Jaya berupa tanah dengan luas 13 hektare, atau tepatnya 13.453 meter persegi.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggandeng investor pengelolaan buah kelapa sawit.