Usulkan Pengerukan Saluran Air untuk Cegah Banjir di Baamang Barat
Oleh karena itu Dadang mengusulan pengerukan saluran air guna mengantisipasi banjir di daerah Baamang Barat.
Tag
Oleh karena itu Dadang mengusulan pengerukan saluran air guna mengantisipasi banjir di daerah Baamang Barat.
Sejumlah bangunan milik masyarakat berdiri di atas saluran drainase sehingga saluran tersebut sulit untuk dibersihkan dan banyak terdapat tumpukan sampah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengharapkan kolaborasi seluruh unsur terkait dalam hal penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana banjir.
Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini masih melakukan Inventarisasi dilapangan, terhadap tanaman yang terendam banjir dan kerugiannya.
Lokasi yang banjir saat ini di Jalan Temenggung Kubu RT 01, RT. 02, dan RT. 03 Kelurahan Pangkut. Debit air sekitar 10 cm sampai 50 cm dari jalan.
Diberitakan, sebanyak 120 jiwa, 35 Kepala Keluarga (KK), dan 30 rumah di Desa Sungai Hijau, terendam banjir. Bahkan ada yang mencapai 1,5 meter.
Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Faisal Faisal Firman Gani, Kamis malam, 30 Juni 2022 menjelaskan akibat tingginya curah hujan, menyebabkan sekitar kurang dari 1 km badan Jalan Ahmad Yani, dekat Jembatan Aliong, Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terendam air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaporkan, ada 120 jiwa terdampak banjir yang?melanda Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis, 30 Juni 2022.
Akses jalan di Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Km 25/26 menuju Koridor Korindo yang sering disebut Jalan Aspek, terputus pada?Kamis, 30 Juni 2022.?Diduga, putusnya jalan itu dampak?dari tingginya curah hujan yang turun di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Akibatnya, sejumlah ruas jalan penghubung terendam banjir. Tidak hanya itu,?jembatan antardesa dan kecamatan juga jebol.
Akibat timbunan lahan tidur yang menutup jalur drainase, membuat air meluap dan membanjiri jalan di Gang Rerait 5, Rt 23, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Kamis, 30 Juni 2022.
Kepala Pelaksana BPBD ini juga menjelaskan banjir tersebut bisa terjadi karena adanya luapan sejumlah sungai.
Dedy, warga Desa Rungun mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.?
Hujan yang terus mengguyur wilayah hulu Kabupaten Lamandau menyebabkan debit air di sungai terus meningkat. Pada Rabu, 22 Juni 2022, terpantau di Skala Tinggi Air (STA) Pantau Dermaga Batu Bisa ketinggian air berada pada level 664 cm, atau pada level siaga 2.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur,? H Rudianur meminta pemerintah daerah punya solusi untuk mengatasi masalah desa yang jadi langganan banjir setiap tahun.
Makanya sekarang banjir mudah terjadi saat curah hujan meningkat, ditambah lagi terjadi kondisi pasang sungai.
Selain jembatan, kerugian yang dialami Pemdes Haringen akibat banjir yakni 2 buah lemari berkas, 1 buah laptop serta laporan pertanggungjawaban atau LPj 2018-2021.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto mengatakan belum ada laporan petani yang mengalami gagal panen akibat banjir yang melanda puluhan desa di Barito Timur tanggal 26 - 27 Mei 2022.
Menurutnya salah satu lokasi langganan banjir yang perlu dipertimbangkan untuk direlokasi adalah Desa Natai Baru di Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H. Rudianur menyebut banjir yang melanda di Kecamatan Mentaya Hilir Utara,? Kabupaten Kotawaringin Timur membuat petani terancam merugi.