BPBD Palangka Raya Minta Warga Peduli Karhutla
Belakangan ini sering terjadi kebakaran hutan dan lahan, bahkan yang baru ini terjadi di Kecamatan Sebangau kebakaran lahan seluas 11 hektare terjadi saat panas terik.
Tag
Belakangan ini sering terjadi kebakaran hutan dan lahan, bahkan yang baru ini terjadi di Kecamatan Sebangau kebakaran lahan seluas 11 hektare terjadi saat panas terik.
Tim BPBD Kota Palangka Raya memantau enam titik lokasi rawan banjir akibat hujan turun dengan intensitas tinggi. Enam titik itu yakni di Jalan Danau Rangas, Jalan Belibis, Jalan Krakatau, Jalan Temanggung Tilung, Jalan Meranti/Pengaringan III dan Jalan Sisingamangaraja
Dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengandeng semua elemen sebagai satuan tugas pencegahan dan Pengendalian Karhutla.
Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan mulai naiknya debit air pada sejumlah titik rawan banjir di Palangka Raya.
Maka dari itu?Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap banjir kiriman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyebutkan ada beberapa wilayah rawan banjir di wilayah Kota Palangka Raya.
Emi melanjutkan saat ini intensitas curah hujan masih cukup deras di daerah Tewah. Maka dari itu kewaspadaan wajib ditingkatkan untuk mengantisipasi banjir dadakan.
Seperti yang dilakukan tim TRC BPBD Kota Palangka Raya yang membersihkan saluran drainase pada ?Minggu, 07 Agustus 2022 Jl.Pinus Raya,Komplek Mahoni Lestari 1&2., Kelurahan Panarung.
Kendaraan yang diterima yakni pickup dual kabin dan mobil tangki. Mobil tangki ini digunakan untuk melakukan pencegahan maupun penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kepala BPBD Koata Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan pihaknya hingga kini tetap waspada terhadap ancaman karhutla yang sewaktu-waktu bisa terjadi di kota setempat.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya sudah mulai terdeteksi. Pasalnya, beberapa hari ini BPBD dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng telah menangani kebakaran lahan seluas 1 hektare di Jalan Karanggan, Kelurahan Tanjung Pinang Kecamatan Pahandut.?
Kawasan Bereng Bengkel dilaporkan sudah putus sehingga untuk ke kelurahan harus memakai kelotok dan begitu juga dengan daerah Jalan kalimantan, kecamatan pahandut sudah mulai naik
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya tengah menyiagakan unsur terkait untuk mengantisipasi banjir akibat tingginya curah hujan.
Meningkatnya debit air di beberapa sungai dalam sepekan terakhir menjadi alasan BPBD Kota Palangka Raya mengajukan status siaga darurat banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah membentuk 10 kelurahan tangguh bencana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melaporkan jika saat ini dari 17 kelurahan terdampak banjir di kota setempat, 12 kelurahan di antaranya mengalami peningkatan debit air.
Ribuan kepala keluarga atau berjumlah 2.948 KK dari 12 kelurahan di Palangka Raya tercatat sebagai warga yang terdampak banjir.
BPBD meminta masyarakat untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya selama banjir lebih ketat lagi dari sebelumnya agar tidak menyebabkan kejadian atau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya optimalkan peran kelurahan dalam mencegah serta menanggulangi bencana.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sentra pengecek titik hotspot di wilayah setempat.