Petani Kotim Terima Bantuan Cetak Sawah 1.067 Hektare dari Kementerian Pertanian
Daerah in mendapatkan alokasi luasan cetak sawah seluas 1.067 hektare untuk tahun ini. Seluruh kegiatan cetak sawah ditargetkan dapat selesai pada tahun 2026.
Tag
Daerah in mendapatkan alokasi luasan cetak sawah seluas 1.067 hektare untuk tahun ini. Seluruh kegiatan cetak sawah ditargetkan dapat selesai pada tahun 2026.
BORNEONEWS, Sampit – Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur, Permata Fitri, mengungkapkan bahwa kegiatan cetak sawah di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di…
BORNEONEWS, Tamiang Layang – Anggota Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR), Riza Rahmadi, mengungkapkan bahwa Desa Harara di Kabupaten Barito…
Plt Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menyampaikan bahwa Presiden memberikan atensi khusus terhadap progres program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Beberapa hari lalu, dua traktor pengolah tanah sempat amblas, namun sudah berhasil dievakuasi. Distankan Kabupaten Lamandau siap mendukung program ini,"
BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana meminta tim pengawas dari perguruan tinggi meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan cetak sawah. Hal itu…
Data ini terungkap dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja Konstruksi Cetak Sawah yang dipimpin Kadis TPHP Kalteng Rendy Lesmana di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalteng.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mempercepat realisasi cetak sawah baru dalam rangka mencapai swasembada pangan tahun 2025.
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menandatangani kontrak kerja sama dengan PT?Agro Nusantara Halid (ANH).
Kepala Desa Pulau Kaladan, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Sugianto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program cetak sawah rakyat di desanya.?
Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal PSP Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah.
Kalimantan Tengah ditargetkan menjadi salah satu wilayah andalan dalam program cetak sawah nasional, dengan sasaran 150.000 hektar pada tahun 2025.
Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Selat meliputi dua wilayah, Kelurahan Selat Utara dan Desa Pulau Telo Baru, yang disosialisasikan di Kantor BPP Kecamatan Selat.
Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan program cetak sawah baru yang menargetkan pengembangan 3 juta hektar lahan sawah hingga tahun 2029."Dalam upaya memperkua
Persiapan survei untuk program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan di Kantor Desa yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Kn?3. Program tersebut difokuskan di Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur.
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait optimalisasi lahan dan cetak sawah.
Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan kerja sama pembukaan lahan pertanian atau cetak sawah seluas 600.000 hektare yang akan digarap bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam ratas sebelumnya.?
Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Raren Batuah, Kateluniati berharap agar berbagai program yang digulirkan pemerintah untuk petani bisa diterima petani serta sarana dan prasarana yang disediakan dimanfaatkan dengan baik oleh petani
Untuk memastikan lahan cetak sawah difungsikan pada musim tanam tahun ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi, turut langsung ikut menanam padi di Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur, Minggu, 24 November 2019.
Cetak sawah tersebut dilakukan di Desa Soren Kecamatan Kota Besi dan Desa Hanaut Kecamatan Pulau Hanaut