Libur Sekolah Awal Puasa Dimulai 23 Maret
Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) mengumumkan libur awal puasa Ramadan dimulai Kamis, 23 Maret 2023.
Tag
Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) mengumumkan libur awal puasa Ramadan dimulai Kamis, 23 Maret 2023.
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sudah lebih dari tiga pekan ini diterapkan di Kotawaringin Timur. Terkait itu, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Sampit mengklaim karakter siswanya telah terbentuk.?
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi, mempersilakan bagi sekolah-sekolah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Menurutnya, hal ini sesuai dengan edaran Kementerian Dalam Negeri bahwa boleh melaksanakan PTM terbatas bagi daerah yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mulai menyalurkan bantuan untuk korban banjir di kabupaten itu. Sebanyak 600 paket sembako, beserta bantuan dalam bentuk lainnya akan disebar ke 7 kecamatan yang terkena musibah banjir.
Bunda PAUD Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap munculnya penyakit pascabanjir.
Kepala SMP Negeri 9 Sampit, Supriyono berharap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat terus berlanjut. Menurutnya, dengan adanya PTM sekolah akan lebih maksimal dalam membentuk karakter peserta didik.
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur terus mengingatkan agar sekolah-sekolah di kabupaten itu konsisten melaksanakan protokol kesehatan. Ini penting agar saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diterapkan secara utuh, guru dan pelajar akan terbiasa.?
Selama pandemi covid-19 melanda, semua sekolah di Kotawaringin Timur nyaris tak pernah melaksanakan upacara bendera. Termasuk di antaranya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Sampit. Kini sekolah tersebut mulai melaksanakan upacara bendera yang mulai rutin dilaksanakan setiap Senin pagi.
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur memastikan bahwa dalam percobaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dilaksanakan sepekan ini berjalan dengan lancar dan semua taat terhadap protokol kesehatan.?
Sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, dalam pembelajaran tatap muka siswa SMP, yang hadir dalam kelas dibatasi 50 persen dari jumlah total setiap ruang
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi mengatakan percobaan pembelajaran tatap muka terbatas yang sudah berjalan beberapa hari ini akan dievaluasi.
Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 1 Sampit, telah memulai pembelajaran tatap muka terbatas sejak, Selasa, 31 Agustus 2021. Sejauh ini pelajar tampak senang dan antusias mengikuti pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi meminta seluruh guru dan peserta didik agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini penting bila tetap ingin Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terus berlanjut.
Suparmadi juga terus mengingatkan agar seluruh pelajar maupun guru menerapkan protokol kesehatan
Sejumlah orang tua dan wali murid di Sampit mengaku senang dengan dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas. Mereka mengaku pasrah dan memercayakan penerapan protokol kesehatannya kepada guru di sekolah.?
Abdurrahman menjelaskan untuk melaksanakan pembelajaran tata muka terbatas, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya yakni, harus ada izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kotim
Pihak guru di sekolah tetap berupaya mengingatkan peserta didiknya untuk disiplin protokol kesehatan. Meski sejauh ini wilayah sekitar masih terbilang bukan zona rawan penyebaran Covid-19
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mengadakan aksi solidaritas untuk membantu korban terdampak banjir di wilayah Utara kabupaten itu. Hasil penggalangan dana dan bantuan sembako yang dihimpun akan disalurkan mulai Rabu, 8 September 2021.
Pembelajaran tatap muka justru mengundang keresahan tersendiri bagi para guru di sekolah itu. Pasalnya, saat ini sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu
Sampai saat ini berdasarkan pantauan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, pembelajaran tatap muka terbatas berjalan dengan baik. Pun begitu juga dengan antusias siswa sangat luar biasa