Penanganan Kasus HIV AIDS Perlu Perhatian Serius Pemerintah
Anggota DPRD Kalteng, Evi Kahayanti mengatakan penanganan kasus HIV AIDS khususnya di Kalteng perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Tag
Anggota DPRD Kalteng, Evi Kahayanti mengatakan penanganan kasus HIV AIDS khususnya di Kalteng perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Tim gabungan Satpol PP bersama TNI-Polri dan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lamandau merazia sejumlah tempat diduga prostitusi berkedok warung kopi di kawasan Jalan Lintas Trans Kalimantan, Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kamis, 27 Mei 2021 malam.
Wakil Ketua I Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati mengatakan pentingnya kolaborasi dari semua pihak untuk menanggulangi HIV/AIDS.
Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing mengatakan di Kabupaten Gunung Mas sampai tahun 2020 terdapat 46 kasus HIV AIDS positif.
Dalam acara peringatan Hari AIDS Sedunia, pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menekankan bahwa upaya penanganan HIV/AIDS tidak boleh luput dari perhatian semasa pandemi?COVID-19.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah sebagai Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) di kota setempat melakukan monitoring dan evaluasi terkait penanganan terhadap orang dengan HIV/Aids (Odha).
Kegiatan prostitusi dan tempat hiburan malam wilayah perbatasan di Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara sudah banyak berikan dampak buruk bagi masyarakat. Di antaranya penularan HIV/AIDS.
Ketua Pelaksana Harian Komisi Penanggulangain AIDS (KPA) Kabupaten Lamandau Riko Porwanto, mengajak semua pihak untuk sama-sma melakukan upaya pencegahan penyebaran Human Immunodeficiency Virus atau HIV yang dapat menyebkan Acquired Immunodeficiency Syndrome atau AIDS.
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Lamandau mengungkapkan, penderita yang terdeteksi mengidap Human Immunodeficiency Virus serta Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) saat ini telah mencapai angka 46 orang.
Berdasarkan data 3 tahun terakhir penderita HIV/AIDS di Gunung Mas mencapai 35 orang dengan rincian pada 2017 ada 19 orang, pada 2018 ada 9 orang dan pada 2019 ada 7 orang
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kabupaten Barito Utara menggelar aksi simpatik dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia. Yakni mengenakan simbol pita merah HIV/AIDS kepada masyarakat di Muara Teweh, Minggu, 1 Desember 2019.
HIV/AIDT adalah salah satu masalah kesehatan yang paling ditakuti masyarakat. Penyebabnya rendahnya angka kesembuhan dan risiko penyebaran yang mudah mengintai.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati mengakui pihaknya tidak miliki kaitan langsung dengan pencegahan HIV/AIDS. Tetapi mereka tetap berupaya dalam pencegahannya sesuai tugas.
Pemerintah diminta untuk perketat edukasi dan pendampingan bagi masyarakat yang beresiko penularan HIV/AIDS. Hal ini digaungkan Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati.
Masyarakat harus menjaga pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan demi menghindari penularan penyakit HIV/AIDS. Imbauan ini disampaikan anggota DPRD Kota Palangka Raya Susi Idawati.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya Susi Idawati minta masyarakat selalu mewaspadai penularan HIV/AIDS. Menurut dia, permintaan ini wajar agar masyarakat terus waspada serta menjauhi virus berbahaya tersebut dengan lebih intensif dan bijak.
Total penderita HIV/AIDS di Kabupaten Murung Raya hingga saat ini ada 10 orang. Meski positif, sebagian masih menjalani penanganan atau pengobatan.
Selama 2018, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menangani 64 kasus HIV.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng tahun 2018, ada beberapa daerah yang memilihi jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) cukup tinggi.
Sosialiasi mengenai HIV/AIDS bagi warga binaan di Lapas Kelas III Sukamara sebagai upaya pencegahan.