BI Kalteng Analisa Dampak Daging Ayam Ras
Dalam grafik, terlihat rentang cukup lebar antara memasukkan andil daging ayam ras dan tidak. Berbeda dibandingkan kondisi pada Mei 2018.
Tag
Dalam grafik, terlihat rentang cukup lebar antara memasukkan andil daging ayam ras dan tidak. Berbeda dibandingkan kondisi pada Mei 2018.
Di Palangka Raya terjadinya inflasi karena meningkatnya konsumsi bidang transportasi, komunikasi, jasa keuangan, dan makanan
BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Mei 2018 terjadi inflasi di dua kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) yaitu Kota Palangka Raya dan Sampit. Di Sampit menempati peringkat 11 kota dengan inflasi…
Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi (TPID) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengklaim pihaknya sudah bekerja maksimal meski belum bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat dalam pengendalian inflasi.
Pada April kemarin, Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,41% Methods Time Measurement (TMT) atau terjadi peningkatan tekanan inflasi jika dibandingkan dengan Maret 2018 lalu yang tercatat sebesar 0,35% (TMT).
Di Kota Palangka Raya terjadi inflasi 0,29 persen dan Kota Sampit 0,63 persen sehingga Kalteng yang merupakan gabungan keduanya, terjadi inflasi 0,41 persen.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar press release bulan April 2018 dan menjelaskan Kalteng mengalami Infansi 0,41 persen.
4K yang di maksud ialah ketersedian pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi.
Setiap tahun selalu terjadi lonjakan harga saat memasuki bulan Ramadan. Untuk itu, pada tahun ini guna mencegah inflasi, pemprov telah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan perusahaan refinery.
Akan ada sejumlah program yang akan dilaksanakan TPID Kalteng untuk menekan inflasi selama Ramadan
Inflasi Kalimantan Tengah pada pada 2017 mencapai 3,18 persen year on year
Guna meningkatkan pengendalian Inflansi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar workshop capacity building Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalteng.
Sampit, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami pada Maret 2018 mengalami inflasi 0,31% dan merupakan yang tertinggi kelima se-Kalimantan, dari sembilan kota yang dihhitung inflasi/deflasinya.
Maret 2018 lalu Sampit mengalami inflasi 0,31% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 132,68 dengan laju inflasi antara Maret 2017 terhadap Maret 2018 sebesar 2,32%, yang disebabkan kenaikan indeks harga 6 kelompok pengeluaran.
Penaikan harga emas dunia, efek pelemahan nilai tukar terhadap barang impir dinilai jadi penyebab inflasi periode mendatang.
Di Palangka Raya inflasi akibat naiknya harga ayam ras mencapai 0,06 persen
Sejumlah barang naik harga di pasaran menjadi andil inflasi di daerah pantauan. Pada akhir Maret 2018, komoditas bawang merah salah satu pendorong utama inflasi di dua kota indikator inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yakni Palangka Raya dan Sampit.
Dari 82 kota pantauan IHK nasional, 57 kota mengalami inflasi dan 25 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura (2,10 persen) dan deflasi tertinggi di Tual (2,30 persen).
Inflasi di Kota Palangka Raya, utamanya masih didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar
Berdasarkan keterangan BMKG, pada Maret hingga April 2018 ini curah hujan cukup tinggi. Dampaknya, hasil produksi lokal tidak optimal.