Camat Cempaga Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan
Plt Camat Cempaga, Dedy Purwanto memimpin proses pemadaman kebakaran lahan di wilayahnya, tepatnya di Desa Cempaka Mulia Timur, Senin, 9 September 2019.
Tag
Plt Camat Cempaga, Dedy Purwanto memimpin proses pemadaman kebakaran lahan di wilayahnya, tepatnya di Desa Cempaka Mulia Timur, Senin, 9 September 2019.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun tim satuan tugas (Satgas) Karhutla saja. Namun merupakan tanggun gjawab semua kalangan masyarakat di daerah ini.
Banyak warga kota Palangka Raya dinilai tidak kooperatif dalam mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan yang berada di lingkungan sekitarnya.
Lokasi kebakaran tepatnya berada di belakang Sekolah Alam Bina Insan dan permukiman warga Jalan Tjilik Riwut I Rusa III, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan
Keseriusan Polda Kalteng mengusut kasus kebakaran lahan tidak main-main. Ini dibutikan dengan sudah ada 16 kasus karhutla yang terus diselidiki melibatkan perusahaan.
Kebakaran lahan di Kotim terus bermunculan. Bahkan seperti pada Kamis, 5 September 2019, kebakarna lahan mulai mendekati permukiman warga.
Perusahaan kayu hutan tanaman industri (HTI) PT Ceria Karya Pranawa (CKP) di Kecamatan Cempaga Hulu, tidak memberikan data jelas soal luasan kebakaran lahan di kawasan perusahaan.
Kebakaran lahan yang terjadi di perusahaan kayu hutan tanaman industri (HTI) PT Ceria Karya Pranawa (CKP) yang beroperasi di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur kini ditangani oleh Pemkab Kotim.
Polres Sukamara yang tergabung dalam Satuan Tugas Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kabupaten Sukamara selalu memantau lokasi kebakaran yang terbaca oleh Satelit TERRA.
Perusahaan kayu hutan tanaman industri (HTI) PT Ceria Karya Pranawa (CKP) yang beroperasi di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur membantah kebakaran lahan yang terjadi di areal izin usaha mereka mencapai ratusan hektare.
Jajaran Polres Kotawaringin Timur selidiki kasus kebakaran lahan yang terjadi di areal perusahaan. Bahkan pihaknya sudah memasang garis polisi di lahan tersebut.
Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel bersama ajudannya langsung menghentikan mobil dinasnya, saat berkeliling memantau kebakaran lahan. Mereka berdua spontan turun dari mobil dan langsung memadamkan kebakaran lahan yang terlihat.
Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyelidiki kebakaran lahan di Jalan MT Haryono Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu, 1 September 2019. Bahkan, untuk kepentingan penyelidikan, petugas memasang garis polisi.
Lahan yang terbakar cukup luas. Bahkan hampir merambah ke permukiman warga. Beruntung saat itu tim dengan cepat menghalau api agar tidak terus menyebar
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua hari ini warga Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat , sudah mencicipi kabut asap. Kabut yang diakibatkan oleh kebakaran lahan dan hutan itu mulai terasa pada Minggu…