Sebelum Hantam Warung, Truk Pengangkut Pupuk Tabrak Pembatas Jalan
Sebelum menubruk warung di Jalan Tjilik Riwut, Km 10, Kota Palangka Raya, Jumat (2/11/2018) pukul 04.30 WIB, truk pengangkut pupuk terlebih dulu menabrak pembatas jalan atau barrier.
Tag
Sebelum menubruk warung di Jalan Tjilik Riwut, Km 10, Kota Palangka Raya, Jumat (2/11/2018) pukul 04.30 WIB, truk pengangkut pupuk terlebih dulu menabrak pembatas jalan atau barrier.
Mobil mewah tersebut berjenis Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi DA 8121 NT yang dikemudikan oleh Ramly (52) warga Jalan Temanggung Tandang Kota Palangka Raya.
Polisi sudah menemukan identitas korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Menteng, Kota Palangka Raya, Minggu (23/9/2018) pagi lalu.
Sesampainya di depan ICC Telkomsel di Jalan A Yani, korban lepas kendali hingga menabrak pagar beton ICC Telkomsel tersebut.
Tujuh pengendara sepeda motor berjatuhan di persimpangan Jalan Kapten Mulyono dengan Jalan MT Haryono, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (24/9/2018).
Saat ini korban sedang dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya
Pemuda berusia 20 tahun ini mengalami luka di tangan dan bahu saat mengalami kecelakaan tunggal
Mobil tersebut terlihat ringsek di beberapa bagian badannya. Pengendara yang melintas langsung berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban sembari menghubungi kepolisian.
Lantaran takut menabrak bagian belakang truk tronton, sopir membanting kemudi ke arah kiri hingga truk terguling dan membentur tiang kabel.
Arus lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim, macet dengan panjang antrean kendaraan mencapai 2 kilometer.
Dari informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut terjadi karena ada kendaraan yang berhenti mendadak di depannya.
Sebuah minibus terjungkal diduga karena menghindari kendaraan lain saat melintasi jalan tersebut tepat di Desa Taruna Jaya Kecamatan Jabiren Raya, Sabtu (7/7/2018).
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat hendak dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kota Palangka Raya. Korban diketahui mengalami luka yang cukup serius, baik luka di luar maupun dalam tubuh korban.
Di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil oleng tidak dapat dikendalikan dan melebar ke kiri jalan, hingga bagian samping mobil menghantam sebuah pohon.
Mobil KH 1656 FH dikemudikan oleh seorang pria bernama Henry Mirza yang bekerja sebagai ASN salah satu kantor dinas di Sampit.
Sopir avanza, Santoso mencoba menyalip mobil Hilux di depannya. Namun usaha untuk mendahului gagal, sebab mobil Hilux juga mengambil jalur kanan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun tujuh penumpang, terdiri dari 4 dewasa dan 3 anak menderita luka-luka.
Sebelum kecelakaan, diduga penyakit ayan Mawardiansyah kambuh sehingga tidak bisa mengendalikan kemudi mobil.
Di lokasi kejadian yang ada tikungan, tiba-tiba mobil oleng seperti hilang kendali dan akhirnya menerobos jalur kiri dan menabrak pohon kelapa sawit sekitar 5 meter dari bahu jalan.
Kedua korban menderita luka-luka cukup parah. Satunya menderita luka di bagian wajah, sementara seorang lainnya tidak sadarkan diri.