Petani Kotim Terima Bantuan Cetak Sawah 1.067 Hektare dari Kementerian Pertanian
Daerah in mendapatkan alokasi luasan cetak sawah seluas 1.067 hektare untuk tahun ini. Seluruh kegiatan cetak sawah ditargetkan dapat selesai pada tahun 2026.
Tag
Daerah in mendapatkan alokasi luasan cetak sawah seluas 1.067 hektare untuk tahun ini. Seluruh kegiatan cetak sawah ditargetkan dapat selesai pada tahun 2026.
PT Citra Borneo Global Feeds (CBGF) merupakan anak perusahaan dari Citra Borneo Indah Group, yang menghasilkan produk suplemen pakan ternak berbasis turunan kelapa sawit.?
Selain dikenal kota pelajar, dikenal juga dengan potensi pariwisata. Kopi dan pariwisata memiliki keterkaitan. Dimana kopi menjadi tren yang banyak terdapat di tempat-tempat wisata. Kami berkomitmen memberikan dukungan untuk dikembangkan lagi (sektor kopi),"
Kementerian Pertanian (Kementan) mengaskan program pengembangan sawah di lahan rawa di kawasan aluvial eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) Kalteng masuk Program Strategis Nasional (PSN).
Direktur Jenderal Kelapa Sawit dan Aneka Sawit yang disingkat SALMA, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Ardi Praptono mengatakan bahwa pihaknya memiliki program prioritas kelapa sawit berkelanjutan melalui Ditjen SALMA yang telah dibentuk 10 bulan lalu.
Dinas Pertanian dan Ketahanan?Barito Timur memastikan bahwa tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah setempat, meski begitu dia mengakui ada sedikit keterlambatan dalam penyaluran bagi sebagian petani.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Dirjen Hortikultura Kementrian Pertanian, Prihasto Setyanto mengatakan, ada lima program Kementerian Pertanian yang berkaitan dengan program Hortikultura Indonesia. Hal…
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Karantina Tanjung Priok menyampaikan peluang untuk ekspor olahan tulang sapi dan kerbau ke Jepang cukup terbuka besar terbukti eksportir tetap di Indonesia saat ini masih kewalahan memenuhi permintaan ekspor tersebut.
Pemerintah Indonesia berupaya mereduksi energi fosil yang kini jumlahnya semakin menipis dengan memanfaatkan tanaman jenis sawit dan kemiri untuk menghasilkan energi berkelanjutan yang sejalan dengan kerangka konvensi perubahan iklim.?
Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak generasi muda di pedesaan untuk meningkatkan perekonomian yang dilakukan melalui pelatihan dengan manfaatkan teknologi, alat dan mesin pertanian, permagangan, akses permodalan hingga jejaring pemasaran.
Kementerian Pertanian melalui Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin mendorong tanaman porang di Kalimantan Selatan (Kalsel) bisa memenuhi ekspor seiring semakin meningkatnya permintaan pasar luar negeri.
Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian menyatakan optimis gerakan peningkatan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) yang ditargetkan pada 2024 dapat terwujud.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Junaedi mengatakan tanaman Stevia akan menjadi komoditas potensial di masa depan.
Kementerian Pertanian akan mengukuhkan sebanyak 2.000 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) Pembangunan Pertanian yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia pada Jumat (6/8).
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung Kementerian Pertanian (Kementan) untuk? terus mengembangkan industri pengolahan porang yang memiliki nilai ekspor tinggi.
Kementerian Pertanian memastikan stabilitas pangan nasional terpantau aman dan terkendali hingga Desember 2021, terlebih di masa pandemi COVID-19 dan adanya kebijakan pembatasan mobilitas
Kementerian Pertanian mengusulkan kepada kementerian terkait agar wacana revisi PP 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau, dipertimbangkan kembali.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian?Momon Rusmono, mengatakan program food estate di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah berhasil.
Kementerian Pertanian mencatat ekspor rempah-rempah Indonesia meningkat belasan persen pada tahun 2020 secara year on year (YoY) yang bahkan juga disertai dengan kenaikan nilai ekspor.
Kementerian Pertanian mendapatkan anggaran belanja tambahan sebesar Rp4,19 triliun yang akan digunakan untuk mendukung penyediaan pangan pada masa pandemi COVID-19 dan percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2021.