Dinas Kesehatan Kapuas Gelar Pertemuan Surveilans Epidemiologi untuk Petugas Puskesmas
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar pertemuan Surveilans Epidemiologi untuk petugas puskesmas, di aula Bappeda, Selasa, 16 Juli 2019.
Tag
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar pertemuan Surveilans Epidemiologi untuk petugas puskesmas, di aula Bappeda, Selasa, 16 Juli 2019.
Sebanyak 42 orang jemaat gereja Paroki St Monfort Pir Butong, Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan, harus dilarikan ke puskesmas karena diduga keracunan makanan.
Status tanggap darurat kejadian luar biasa atau KLB terkait keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, ditetapkan sampai dengan 6 Juni 2019.
Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro memberikan tali asih kepada para korban keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak.
Dinas Kesehatan dan PSC 119 juga melakukan survey ke rumah-rumah warga desa terdampak KLB. Pihaknya tetap stand by di posko kesehatan/puskesdes Desa Narahan.
Sebagian besar korban keracunan massal yang sempat dirawat di RSUD RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas sudah kembali pulang ke rumahnya.
Kepolisian saat ini masih mendalami kasus penyebab terjadinya keracunan massal yang terjadi di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas belum lama ini.
DPRD Kabupaten Kapuas menyumbang makanan dan minuman bagi para korban keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, yang dirawat di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, serta keluarga korban yang mendampingi.
Menanggapi kasus keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri meminta masyarakat lebih berhati-hati.
Sebagian korban keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas yang dirawat di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang kondisinya sudah berangsur pulih diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya.
Perkembangan data dari tim rekam medik rumah sakit, untuk jumlah korban keracunan massal yang telah dirujuk ke RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas hingga Sabtu, 25 Mei 2019 pukul 12.24 WIB sudah mencapai 254 orang.
Jumlah korban keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, bertambah.
Kedatangannya untuk meninjau langsung pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah serta sebagai bentuk kepedulian DPRD Kapuas terhadap warga yang terkena musibah
Pemerintah Kabupaten Kapuas memastikan menanggung biaya pengobatan dan perawatan warga Desa Narahan yang keracunan massal. Sebagian korban saat ini dirawat di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Jumat, 24 Mei 2019.
Bupati Kapuas juga memberikan semangat dan dukungan kepada para pasien agar bisa segera pulih
Saat ini, ada sekitar 82 korban keracunan makanan yamg sudah dirujuk ke RSUD Kapuas. Dan diperkirakan jumlahnya masih akan bertambah.
Belum diketahui penyebabnya, tetapi gejala-gejala keracunan itu muncul setelah menyantap makanan nasi bungkus dari acara buka bersama sekaligus Safari Ramadan Pemkab Kapuas di Masjid Nurul Istiqomah, Handel Simpang Aya, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kamis, 23 Mei 2019 sore.
Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan mencatat total korban keracunan massal di acara tasmiyah dan aqiqah di PT Sapindo, Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya pada Minggu, 12 Mei 2019 sebanyak 54 orang.
Aparat Kepolisian Sektor Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, telah memanggil 11 saksi terkait kasus keracunan massal di acara tasmiyah dan aqiqah di mes karyawan PT Sapindo, Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya, pada Minggu 12 Mei 2019.
Penyebab keracunan massal di acara tasmiyah dan aqiqah di mes karyawan PT Sapindo, Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan pada Minggu 12 Mei 2019, mulai terkuak.