3 Pasien Positif Covid-19 di Kotim Merupakan Satu Keluarga
Penularan Covid-19 tersebut dari sang ibu?yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan?Bogor, namun karena imun di tubuhnya kuat, sehingga tidak menunjukkan ada gejala
Tag
Penularan Covid-19 tersebut dari sang ibu?yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan?Bogor, namun karena imun di tubuhnya kuat, sehingga tidak menunjukkan ada gejala
Almarhun?menjadi PDP karena kontak langsung dengan pasien positif dari klaster Gowa, sehingga diisolasi di RSUD dr Murjani Sampit
Ketiganya merupakan warga dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan buka klaster Gowa
Tapi pasien yang positif ini?belum diketahui dari klaster mana, namun mereka sebelumnya merupakan dari warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP)
Pada 2020 ini, target PAD di Kotim Rp 270 miliar, namuo?dengan mewabahnya Covid-19, kemungkinan besar hanya bisa tercapai hingga Rp 170 miliar saja
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran mengatakan bahwa panen padi di Kabupaten Kotawatingin Timur atau Kotim tahun ini mencapai 17 Ribu Hektar pada Maret hingga Agustus 2020."
Pemerintah juga melarang bagi seluruh ASN untuk mengajukan cuti selama berlakunya penetapan kedaruratan Covid-19
Bupati Kotawarigin Timur (Kotim) Supian Hadi?meminta kepada seluruh Satuan Organisasi Prangkat Daerah (SOPD) dan juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menjadi fasilitator pencegahan virus Corona atau Covid-19.?
Saat?wabah virus Corona atau Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tahapan dan perencanaan pembangunan di daerah ini tetap berjalan.?
Musrenbang dilakukan secara online karena saat ini Kotim sedang darurat virus Corona atau Covid-19
Sebab secara komulatif daerah ini tidak akan kekurangan beras selama wabah corona virus disease atau Covid-19
KM Kirana I tiba di Kotim pada 6 April 2020 membawa 79 penumpang dari Surabaya. Pada 8 April 2020 KM Kelimutu dari Surabaya membawa 93 orang
Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Bima Santoso menyayangkan tidak ada ketegasan dari Pemkab Kotim.
Dokter yang bertugas di klinik ini berjumlah 10 orang. Mereka bekerja dengan membagi tiga jadwal, pagi, siang dan malam. Dibantu puluhan perawat, ahli gizi, dan apoteker
Kesehatannya terus di kontrol, dengan harapan nantinya bisa membaik dan kembali ke rumah untuk berkumpul keluarga
Bupati meminta para guru bisa mencari trobosan lain agar tugas dan pembelajaran jarak jauh bisa tetap terlaksana. Salah satunya pemberian tugas secara manual dan juga memberikan buku paket untuk para siswa
Jangan sampai memberikan berita yang tidak benar atau hoax, sehingga menyesatkan dan membuat suasana daerah ini jadi tidak kondusif
Pemkab Kotim masih terus menambah jumlah APD dan bahkan bantuan dari sejumlah PBS juga terus berdatangan. Sehingga secara tidak langsung, bantuan sosial tersebut akan terus menambah persediaan APD
Disejumlah SPBU di Kotim masih banyak oknum pelangsir yang bergerombolan sembari mengantri pengisian di SPBU
ODOJ juga terus memberikan semangat kepada tim medis. Karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19