Kualitas Air Sungai Pengaruhi Nafsu Makan Ikan Keramba
Ikan yang kurang mau makan akan menjadi kurang sehat bahkan bisa saja mati.
Tag
Ikan yang kurang mau makan akan menjadi kurang sehat bahkan bisa saja mati.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Katingan Hap Baperdo mengatakan kalau saja di daerahnya tidak ada penambangan tanpa izin (PETI) atau liar terutama di Sungai Katingan, maka diyakini air sungai bakal kembali jernih.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan Hap Baperdo memberi jawaban soal air Sungai Katingan yang keruh bahkan bercampur lumpur.
Pemilik keramba ikan di Sungai Katingan di Kasongan dan sekitarnya khawatir dengan kondisi air sungai yang semakin keruh dan bercampur lumpur sejak dua hari terakhir.
Air Sungai Katingan sejak dua hari terakhir keruh kekuningan dan bercampur lumpur.
Sebelumnya DLH Barito Utara telah mengambil sampel air Sugai Barito untuk diperiksa
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya, Rawang, mengatakan, untuk mengatasi pencemaran air di kota ini tidak bisa dilakukan oleh Palangka Raya sendiri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Rawang memastikan kualitas air di Kota Cantik ini layak dipakai untuk kegiatan sehari-hari.
Empat atau lima tahun lalu kondisi air Sungai masih tergolong jernih. Namun dalam tiga tahun terakhir ini kondisi air Sungai Katingan makin keruh. Bahkan sejak dua hari terakhir kondisinya bertambah parah. Sebab air yang mengalir bercampur lumpur.
Selain keruh, air Sungai Katingan diduga mengandung zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.
Selain berwarna kekuningan, air sungai juga tampak bercampur lumpur.
Sejumlah petani keramba di Kasongan menduga keruhnya air Sungai Katingan karena akibat aktivitas penambangan tanpa izin (Peti).
Sejumlah pemilik keramba ikan di Sungai Katingan mengeluhkan kondisi air sungai yang keruh. Saat air sungai keruh maka tidak jarang ikan keramba milik petani mati meski umurnya sudah mendekati panen.
BORNEONEWS, Kuala Kurun - Air sungai di Kabupaten Gunung Mas masuk dalam kategori kelas II. Artinya, air sungai masih layak dikonsumsi, namun harus melalui pengolahan atau diendapkan dan dimasak. Hal…
BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Lingkungan Hidup Sukamara, akan memajukan jadwal pengambilan sampel air Sungai Jelai agar hasilnya tidak terlambat seperti sebelumnya. "Untuk semester satu pengambilan…
BORNEONEWS, Katingan - Kualitas air Sungai Katingan di Kabupaten Katingan saat ini tidak lebih baik dibanding tahun sebelumnya alias makin tercemar. Penilaian ini dilontarkan Kepala Dinas Lingkungan…