Lahan di Km 16 Kelurahan Petuk Ketimpun Palangka Raya Terbakar
lahan kosong di Jalan Tjilik Riwut Km 16? Kelurahan Petuk Ketimpun Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya terbakar, Senin 5 Oktober 2020.
Tag
lahan kosong di Jalan Tjilik Riwut Km 16? Kelurahan Petuk Ketimpun Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya terbakar, Senin 5 Oktober 2020.
Masyarakat dminta jangan sampai sengaja dibakar, karena dampaknya sangat besar bagi udara dan kesehatan
Lahan bekas tebasan di Jalan Manduhara, Gang Singa Sawang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya terbakar, Minggu sore, 6 September 2020.
Seorang pria paruh baya, Salimudin (63) warga Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ditemukan meninggal dunia di tengah lahan terbakar.
?Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mengatakan bahwa pembatasan garap untuk lahan yang pernah terbakar baik sengaja maupun tidak sengaja disaat musim kabut asap, penting untuk dilakukan. Hal ini menurutnya harus termuat dalam peraturan daerah atau Perda Kota Palangka Raya untuk menimbulkan efek jera pada para pembakar lahan.
Warga Kompleks Rintis Permai Kota Tamiang Layang resah karena lahan kosong di sekitar mereka terbakar dan sampai saat ini belum bisa dipadamkan, Minggu 17 Nopember 2019.
Jajaran Polsek Katingan Hilir menginterogasi pemilik lahan terbakar di Jalan Tjilik Riwut Km 25 Desa Hampalit.
Luas lahan terbakar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama musim kemarau lebih dari 1.000 hektare.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Pos Jaga Sampit menggunakan tembak bius saat mengevakuasi induk orangutan di Gang Garuda, Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau KSDA Pos Jaga Sampit, mengevakuasi 2 orangutan di Gang Garuda, Desa Begendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari lahan terbakar.
Guna memberikan pemahaman mengenai proses dan bagaimana menangani bencana Karhutla, Polres Kobar, Jumat, 27 September 2019, mengajak mahasiswa dan pelajar terjun langsung memadamkan lahan terbakar.
Mengeringnya kolam ikan lele yang sudah dipanennya tersebut disatu sisi mengalami kerugian ekonomi, tapi demi menghirup udara segar maka harus direlakan
Sejauh ini masih ada sejumlah pemilik lahan yang belum memenuhi panggilan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotawaringin Timur (Kotim), untuk dimintai keterangan terkait kebakaran lahan milik mereka.
Bahkan saat yang bersamaan sebagian petugas pemadam juga tengah berjibaku memadamkan api di wilayah Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya
Dalam pengambilan sampel ini pihak kepolisian juga didampingi pihak perusahaan, sehingga belum ada langkah untuk menghentikan aktivitas mereka
Ke 2 ahli itu didatangkan untuk mengambil sampel tanah dan gambut bekas terbakar untuk dilakukan uji laboratorium
Luas lahan yang terbakar di Kabupaten Sukamara selama Januari hingga September 2019 tercatat lebih dari ratusan hektare.
Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah menunjukan tidak sampai dua minggu luasan lahan terbakar Kalteng meningkat sekitar 2.000 Hektar.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Wido mengusulkan agar tidak menerbitkan izin garap dan bangunan selama 20 tahun, pada lahan yang dibakar atau terbakar/
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menyegel lahan terbakar milik salah satu perusahaan kelapa sawit yang berada di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu, 14 September 2019.