Anggota DPRD Katingan Meninggal Dunia Akibat Penyakit Kanker
Anggota DPRD Kabupaten Katingan Karyadi Syahwani meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker yang menggerogoti hatinya.
Tag
Anggota DPRD Kabupaten Katingan Karyadi Syahwani meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker yang menggerogoti hatinya.
Berpulangnya Ketua Fraksi Gandang Nyaru DPRD Katingan tersebut cukup mengejutkan banyak pihak.
Berdasarkan surat kedinasan Polri jenazah almarhum rencananya dimakamkan Senin (14/1/2019). Namun masih belum diketahui kapan pastinya pelaksanaan pemakaman dilakukan.
Beberapa tahun silam, di ruangan yang sama, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kotim saat itu, Suryani, juga tutup usia.
Jakatan tidak puas, yang kemudian mengajukan Peninjauan Kembali. Hingga oleh Mahkamah Agung ia dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan dari segala tindak pidana yang menjeratnya.
"Tadi setelah berbicara seperti itu, saya mendengar suara beliau menarik nafas. Kemudian ambruk," kata salah seorang peserta RDP.
Jakatan sendiri memang aktif ikut dalam berbagai kegiatan di DPRD Kotim. Kepergiannya cukup membawa luka mendalam bagi teman dan kerabatnya. Jakatan meninggalkan seorang istri, dua puteri dan seorang putera.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Jakatan hadir mewakili instansinya. Berhubungan, saat itu ada perwakilan petani yang hadir terkait persoalan BBM di Kotim.
Ketika itu, Jakatan menyampaikan paparan dan tiba-tiba ambruk dari kursinya. Jakatan kemudian langsung dihampiri rekan-rekannya maupun anggota dewan yang ada.
Ibunda dari Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto berpulang ke rahmatullah tadi malam/
Keinginan mulia imam masjid tersebut ternyata belum sempat terwujud. Karena dirinya lebih dulu pulang dipanggil Yang Maha Kuasa pada saat menjadi imam Salat Jumat di Masjid Jami.
Imam Masjid Jami yang meninggal dunia saat sedang menjadi imam salat Jumat, ternyata mantan juara qori Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional.
Rupanya wasiat itu merupakan permintaan terakhir, dan seakan menjadi firasat sebelum almarhum berpulang ke Rahmatullah.
Hendak berobat ke Kota Sampit, warga Desa Jaya Makmur Katingan Satu meninggal saat kelotok ces yang membawanya kandas di Kerukan Hantipan.
KH Busra yang juga Mustasyar PWNU Kalteng ini menghembuskan nafas terakhir dini hari tadi pukul 03.00 WIB. Ia meninggal dalam usia 90 tahun. Jenazah disalatkan di Masjid Raya Nurul Islam, Kamis (26/7/2018) setelah salat Dzuhur tadi.
Analis Politik Point Indonesia Arif Nurul Imam meminta agar pihak penyelenggara pemilu memperketat tes kesehatan para pasangan calon (paslon).
Informasi dari pihak keluarga, korban Beslin Manullang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Tubuh korban ditemukan dalam posisi terlentang dan telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Keluarga besar DPRD Kota Palangka Raya berduka dan berkabung. Pasalnya, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto baru menerima telepon siang ini bahwa sopirnya…
BORNEONEWS, Sampit - Der alias Ol, tahanan kasus pencurian sawit meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit. Pria itu merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Kotim yang dititipkan…