Mentan Sebut Butuh Pertimbangan Sebelum Lakukan Impor ke AS
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan membutuhkan pertimbangan dalam sebelum memutuskan impor produk-produk pertanian dari Amerika Serikat (AS).
Tag
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan membutuhkan pertimbangan dalam sebelum memutuskan impor produk-produk pertanian dari Amerika Serikat (AS).
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) harus dilakukan secara hati-hati dan tepat sasaran agar…
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak gentar meski mendapat intimidasi saat mengungkap praktik kecurangan beras yang merugikan masyarakat dan mengancam ketahanan pangan nasional secara serius.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan transformasi sektor pertanian dilakukan melalui hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk, kesejahteraan petani, dan daya saing komoditas di pasar domestik maupun ekspor.
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan telah memecat dan memproses hukum pejabat di Kementerian Pertanian, yang diduga terlibat dalam kasus penipuan atau…
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membidik peningkatan produksi beras pada 2026 menjadi 5 juta ton, dari target 2025 sebesar 3 juta ton, dengan syarat sistem irigasi pada…
B50 merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar konvensional. Untuk memproduksi B50, Amran mengatakan pemerintah membutuhkan 5,3 juta ton CPO.
"Kami kirim delegasi ke beberapa negara, Brasil dan Yordania untuk belajar, untuk perkuat ketahanan pangan,"
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan serapan gabah petani lokal oleh Perum Bulog saat ini telah mencapai 2,3 juta ton setara beras untuk penguatan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga Mei 2025.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, meminta sektor pertanian bukan hanya menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional, melainkan juga sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku penjualan sapi hibah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, karena dianggap mencederai program bantuan pemerintah untuk petani dan peternak.
Amran dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Minggu mengatakan bahwa pengalaman tersebut terjadi di masa lalu, bukan dalam konteks Wakil Presiden saat ini, yakni?Gibran Rakabuming Raka.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan adanya upaya lobi dari sejumlah pihak termasuk pejabat yang memintanya memaafkan kasus pengamat terkait proyek fiktif yang merugikan negara senilai Rp5 miliar di kementeriannya.
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya peran Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan…
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menambah alokasi pupuk bersubsidi dan mempercepat perbaikan irigasi telah mendorong semangat kerja petani, termasuk di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat gudang Perum Bulog di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Sulawesi Selatan?saat libur Lebaran 2025.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memastikan program cetak sawah yang dilaksanakan di wilayah Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, berhasil…
Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Kecamatan Dadahup, Rabu, 19 Maret 2025.?
Ajakan disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam dan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Provinsi Kalteng.
Mentan RI dijadwalkan meninjau lokasi cetak sawah di Kapuas serta melakukan panen dan olah lahan pada Rabu, 19 Maret 2025.