Ekspor Mobil Listrik Tumbuh 40 Persen di Korsel
Korea Selatan mendapat keuntungan besar melalui ekspor dari kendaraan ramah lingkungan atau mobil listrik yang melonjak hingga 40 persen pada tahun 2020.
Tag
Korea Selatan mendapat keuntungan besar melalui ekspor dari kendaraan ramah lingkungan atau mobil listrik yang melonjak hingga 40 persen pada tahun 2020.
Tesla?Inc melaporkan pengiriman kendaraan tahun 2020 lebih baik dari perkiraan yang didorong oleh peningkatan permintaan kendaraan listrik, Reuters, Sabtu, 2 Januari 2020. Meski demikian, perusahaan menilai tahun 2020 juga nyaris gagal mencapai target tahunan karena dampak global pandemi virus corona baru (Covid-19).
Menteri BUMN Erick Thohir akan melakukan penjajakan kerja sama dengan Tesla pada Februari terkait pengembangan industri mobil listrik di Indonesia.
Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pengecekan sejumlah fasilitas stasiun pengisian mobil listrik (charging station) sambil menguji coba mengendarai mobil listrik, serta menegaskan kesiapan Indonesia untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik.
Toyota?Motor Corporation (Toyota) meluncurkan kendaraan listrik baterai ultra-kompak (BEV) "C+pod", 25 Desember 2020, di Tokyo, Jepang. Sementara ini, mobil listrik murni berukuran mungil ini dijual terbatas untuk pengguna korporat, pemerintah daerah, dan lainnya.
TEMPO.CO , Jakarta - Contemporary Amperex Technology Co. Limited atau CATL berencana mendirikan pabrik baterai lithium untuk mobil listrik di Indonesia. Perusahaan baterai baterai dari Cina tersebut…
Sebagian besar orang berminat untuk memiliki mobil listrik (electric vehicle/EV) dan sadar bahwa kendaraan itu mengurangi polusi udara atau iklim, namun ketersediaan infrastruktur pengisian daya, jangkauan kendaraan, dan harga masih menjadi pertimbangan utama yang disoroti.
Berdasarkan data per 16 Desember 2020, Kementerian ESDM memperkirakan ketersediaan kendaraan listrik sebanyak itu berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 283 ribu ton CO2-e.
General Motors (GM) punya ambisi besar untuk memenangi persaingan pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dalam satu dekade ke depan, dengan menyiapkan sedikitnya 30 model baru mobil listrik hingga 2025 mendatang.
Diharapkan investasi tersebut ke depannya juga akan berkontribusi positif terhadap perkembangan industri mobil listrik dengan menjadi pemasok ke pasar-pasar utama, khususnya yang terdapat di kawasan ASEAN
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla,?berencana untuk menambahkan 52 pusat layanan baru mereka pada 2021.
Produsen mobil premium asal Jerman Audi mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan FAW Group milik China, untuk membuat kendaraan listrik premium (EV).
TEMPO.CO , Jakarta - Pemerintah Indonesia sedang membahas investasi niekel, bahan baku baterai mobil listrik, dengan Tesla Inc. Menurut seorang pejabat seperti dikutip Reuters pada Senin, 5 Oktober…
Indonesia diingatkan untuk sungguh-sungguh belajar dari China dalam mengembangkan industri kendaraan listrik, agar tidak mengulangi kesalahan dan kebiasaan yang salah pada masa lalu, kata pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus.
Mobil listrik murah?Wuling, Hong Guang Mini EV, telah dipesan sebanyak 50 ribu unit sejak penawaran perdana diumumkan pada 14 Juni hingga 21 Agustus 2020. Media online Gasgoo yang dikutip CarsCoops menyebut bahwa mobil listrik Mini EV mendapatkan sambutan positif di pasar Cina.
Produsen mobil Jerman, Volkswagen?atau VW memperluas pabrik di Tennessee, Amerika Serikat, untuk memproduksi?mobil listrik?sekaligus paket baterainya.
Raksasa elektronika Jepang,?Sony?akan menggelar uji jalan mobil listrik Vision-S di Tokyo.
Saat ini sejumlah agen pemegang merek (APM) telah menjual kendaraan listriknya, baik kendaraan hibrida, hibrida colok, atau full listrik
TEMPO.CO , Jakarta - Renault menyatakan telah memasarkan lebih dari 300 ribu unit kendaraan listrik di Eropa. Pada saat yang sama, lebih dari 100 ribu Renault ZOE telah terdaftar di Prancis.…
Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo, mengumumkan program investasi yang akan mengalokasikan US$750 juta untuk membangun stasiun pengisian daya dan infrastruktur kendaraan listrik lainnya sebagai bagian dari tujuan jangka panjang negara untuk mengurangi emisi.