Januari-Maret 2024 Nilai Tukar Petani Terus Meningkat
Nilai Tukar Petani atau NTP Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari-Maret menggambarkan NTP yang terjadi selama tahun berjalan.
Tag
Nilai Tukar Petani atau NTP Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari-Maret menggambarkan NTP yang terjadi selama tahun berjalan.
Nilai Tukar Petani Tanaman Hortikultura atau NTPH di Kalimantan Tengah mengalami kenaikan nilai tukar pada Maret 2024 sebesar 1,63 persen.
NTP Tanaman Perkebunan Rakyat atau NTPR merupakan subsektor andalan di Kalimantan Tengah. NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat pada Maret 2024 mengalami kenaikan sebesar 1,42 persen dibanding Februari 2024, dari 139,82 menjadi 141,81.
Nilai Tukar Petani atau NTP Gabungan Kalimantan Tengah selama Maret 2024 sebesar 123,82 atau naik 0,84 persen dibanding Februari 2024.
Nilai Tukar Petani atau NTP Gabungan Kalimantan Tengah pada Januari 2024 turun sebesar 0,35 persen dibanding Desember 2023, yaitu dari 121,67 menjadi 121,24.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa Nilai Tukar Petani atau NTP per Januari-Desember 2023 menggambarkan NTP yang terjadi selama tahun berjalan.
Nilai Tukar Petani atau NTP Peternakan yang disingkat NTPT mengalami peningkatan sebesar 1,36 persen di bulan Desember 2023 yang lalu.
Nilai Tukar Petani atau NTP Tanaman Hortikultura yang disingkat NTPH mengalami penurunan nilai tukar pada Desember 2023 sebesar 1,53 persen.
Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan Kalimantan Tengah pada Desember 2023 naik dibanding November 2023 disebabkan oleh naiknya nilai tukar pada beberapa subsektor.
Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan atau NTPP mengalami kenaikan pada Desember 2023.
Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan perbandingan indeks harga yang diterima oleh petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).
Menurut data BPS Kalteng, Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan Kalteng pada Januari 2023 mengalami kenaikan sebesar 1,57 persen dibanding Desember 2022 lalu dari 117,09 menjadi 118,93.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan Kalteng mengalami penurunan sebesar 0,09 persen dibanding Agustus 2022 yakni dari 116,08 menjadi 115,98.
Berdasarkan perkembangannya, Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Kalteng pada Agustus 2022 mengalami kenaikan sebesar 4,43 persen dibanding Juli 2022, dari 111,16 menjadi 116,08.
Ketua Departemen Kajian Strategis DPP Serikat Petani Indonesia Mujahid Widian berharap pemerintah mengupayakan nilai tukar petani (NTP) dengan angka yang tinggi merata ke seluruh petani di berbagai subsektor pertanian dan tidak hanya pada beberapa komoditas saja.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan nilai tukar petani (NTP) gabungan Kalteng di bulan Juli 2022 mengalami penurunan sebesar 5,94 persen.
Berdasarkan data rilis BPS Kalteng, Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Kalteng di bulan Mei 2022 mengalami penurunan sebesar 7,95 persen dibanding April 2022 yakni dari 132,50 menjadi 121,97.
Penurunan itu terjadi karena disebabkan oleh turunnya nilai tukar di semua subsektor yakni subsektor tanaman pangan turun 2,74 persen dan subsektor hortikultura 1,59 persen.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui data rilisnya mengungkapkan Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Kalteng pada Maret 2022 mengalami kenaikan sebesar 1,52 persen.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan pada Januari 2022, Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan mengalami penurunan sebesar 1,08 persen.