Perahu Angkut Sawit Terbalik, Motoris Tenggelam
Diduga akibat dihantam angin kencang dan ombak Sungai Mentaya, sebuah perahu ces mengangkut buah kelapa sawit terbalik, hingga membuat motoris tenggelam dan belum ditemukan.?
Tag
Diduga akibat dihantam angin kencang dan ombak Sungai Mentaya, sebuah perahu ces mengangkut buah kelapa sawit terbalik, hingga membuat motoris tenggelam dan belum ditemukan.?
Pencarian 2 Anak Buah Kapal (ABK) yang dinyatakan hilang diduga tenggrelam di Daerah Aliran Sungai (DAD) Kahayan tidak jauh dari pelabuhan Beringin Pahandut Seberang, hingga hari kedua belum juga ditemukan.
Pencarian terhadap Salomi (30) dan Remon (5) yang merupakan korban hilang akibat kelotok terbalik di perairan muara Sungai Bahio, anak Sungai Miri, tepatnya di Desa Tumbang Sian, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut), Kabupaten Gunung Mas (Gumas), membuahkan hasil.
Mendapat informasi adanya orang tenggelam di Sungai Lamandau,?Bupati Lamandau Hendra Lesmana langsung menuju ke lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP),?Selasa 25 Februari 2020.
Warga Kasongan, Kabupaten Katingan, Minggu, 30 Juni 2019 malam, dihebohkan dengan peristiwa tenggelamnya seorang pemuda di Bendungan Sungai Salak, Jalan Karet, Km 8, Kasongan.
Laki-laki yang tenggelam di Sungai Mentaya, sekitar Dermaga Habaring Hurung atau kawasan PPM Sampit, menurut keterangan sejumlah saksi sempat berpegangan di tali sebelum akhirnya menghilang ke dalam air.
Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya tercebur ke Sungai Mentaya tepatnya di komplek Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Setelah sekitar 10 jam melakukan pencarian, akhirnya korban tenggelam di Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, akhirnya ditemukan.
Seorang warga Desa Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, dikabarkan tenggelam di sungai pada Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.
Pencarian korban dilakukan dengan kelotok (kendaraan) air dan peralatan lainnya. Anggota Polsek, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Mas dan masyarakat saling membantu untuk mencari korban.
Korban berusia 7 diduga tenggelam di Sungai Kahayan wilayah Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Saat korban bermain air di lanting bersama kawan-kawannya dan juga kakaknya yang masih berumur 6 tahun, tiba-tiba ia terpeleset dan tercebur ke sungai.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah melakukan pencarian selama tiga jam, akhirnya tubuh Syahrial, 60, warga Jalan Nasional, RT 3, Kelurahan Kotawaringin Hulu, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam),…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Malang nian nasib Syahrial, 60 tahun, warga Jalan Nasional, RT 3, Kelurahan Kotawaringin Hulu, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat. Maksud…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Teguh Suseno bin Soiman, 21, karyawan perusahaan puya (zirkon) PT Irvan Prima Pratama, yang merupakan warga RT 18, Desa Bumi Harjo (SP 2 Sungai Rangit), Kecamatan Kumai,…
Pencarian jasad bocah yang tenggelam di sungai di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, sudah berlangsung selama dua hari yakni Sabtu-Minggu (18-19/11/2017). Namun belum juga membuahkan hasil.
Karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat, pencarian terhadap bocah tenggelam berusia 3,5 tahun, di Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara (Barut) terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.
Setalah enam jam berselang pencarian terhadap bocah berusia 3,5 tahun yang tenggelam belum juga ditemukan hingga pukul 15.51 WIB, Sabtu (18/11/2017).
Warga kota Muara Teweh digegerkan dengan kabar bocah yang tenggelam di Kecamatan Teweh Baru tepatnya di ujung Jembatan KH Hasan Basri, Sabtu (18/11/2017).
BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pencarian korban tenggelam Uwik (85) yang dilakukan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya bersama kepolisian dan masyarakat belum…