Penilaian Kinerja Aksi Stunting Kalteng Evaluasi 8 Aksi Konvergensi
Kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan memperkuat jejaring kerja antar pelaksana program percepatan penurunan stunting di daerah.
Tag
Kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan memperkuat jejaring kerja antar pelaksana program percepatan penurunan stunting di daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, mendorong Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.
Dinas Pemberdayaan Perempuan?Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng mengingatkan pentingnya pelaporan bagi korban tindak kekerasan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan?Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng?Linae Victoria Aden harap kunjungan kerja timnya ke Jawa Timur berimbas positif.
Dinas Pemberdayaan Perempuan?Perlindungan Anak?Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar kegiatan Advokasi Pembangunan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Sabtu, 11 November 2023.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalteng mengingatkan pemicu stunting di masyarakat.?
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan, tersedianya ruang maupun kesempatan bagi anak untuk turut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kalimantan Tengah (Kalteng), mengadakan Sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Aula Bawi Bahalap/?
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng mengingatkan pentingnya sinergitas program.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB), Rian Tangkudung menyampaikan, ada sekitar 299.991 kasus kekerasan terhadap perempuan selama 2020.