Partisipasi Pemilih Kalteng di Pemilu 2024 Meningkat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat peningkatan yang cukup signifikan dalam partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
Tag
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat peningkatan yang cukup signifikan dalam partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya Joko Anggoro mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 lebih dari 80 persen.
Pejabat (Pj) Bupati Barito Timur Indra Gunawan mengapresiasi partisipasi masyarakat Barito Timur yang telah mendukung suksesnya Pemilu 2024. Menurutnya, partisipasi pemilih kali ini mencapai 84 persen.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum 14 Februari 2024 di daerah setempat dapat mencapai 87 persen, lebih tinggi dari target KPU RI sebesar 82 persen.
Pemilihan Umum dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024. Pemilu ini akan?memilih Presiden dan Wakil Presiden dan Memilih Calon Anggota Legislatif ( Anggota DPR RI, DPRD dan DPD RI).
Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lebih dari 80 persen.
Berbagai macam persiapan untuk Pemilu Tahun 2024 mendatang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pulang Pisau, salah satunya dengan membuka posko tanggapan masyarakat.
Partisipasi pemilih di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya dinilai masih rendah. Hal ini disampaikan Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng?Eko Wahyu Sulistiobudi mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2020 mencapai 61,95 persen.
Tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah di kabupaten Barito Selatan mencapai 65,24 persen.
Dari hasil rekapitulasi penghitungab suara yang digelar KPU Kobar yang berakhir pukul 16.36 WIB di Ballroom Hotel Avila Pangkalan Bun, Paslon 02 Sugianto Sabran Edy Pratowo memperoleh 62.499 suara
Ketua KPU Sukamara, Ahmad Zen Alantany mengatakan tingkat kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi dalam Pilkada Kalteng 2020.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur mengakui, pelaksanaan pemilihan kepala daerah kali ini berjalan lancar. Namun, ada hal yang mengecewakan yakni tingkat partisipasi pemilih yang tidak sesuai harapan.
Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Chaidir?menyebutkan bahwa partisipasi pemilih pada pemilu 2020 yaitu pemilihan Gubernur dan Wakil?Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) mencapai 66 persen.
Kepala Kesbangpol Kotawaringin Timur Wim RK Benung, menyebutkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kotawaringin Timur (Kotim) dan Pilkada Kalteng 2020 hanya 64,81%.
Dari 95.124 Daftar Pemilih Tetap (DPT) se-Barsel sebanyak 61.659 masyarakat yang menggunakan hak pilihnya
Akan tetapj?karena faktor eksternal, pandemi Covid 19 yang membuat banyal? masyarakat ragu datang dan hadir ke TPS
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kabupaten Seruyan berharap partisipasi pemilih??di Kabupaten Seruyan pada Pilkada 9 Desember mendatang, meningkat.
Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan target partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020, sebesar 77,5 persen, guna mencapai kualitas pilkada yang baik dan legitimasi demokrasi yang tinggi dari publik.
Relawan demokrasi (Relasi) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2020 telah dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas, baru-baru ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.