Ditemukan Bayi Dibuang di Murung Raya, Ini Sikap Kadisdalduk
Sesosok bayi perempuan ditemukan oleh warga di Murung Raya. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya.
Tag
Sesosok bayi perempuan ditemukan oleh warga di Murung Raya. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya.
Bayi dibuang?di RT 01/08 Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, beserta ibu kandungnya berinisial D (20) tengah menantikan hasil tes usap di Puskesmas Palmerah.
Tersangka NA, seorang bidang di Desa Bintang NInggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utarb?ternyata tidak hanya berniat membuang bayinya tetapi juga berupaya menghabisi nyawa buah hatinya itu sebelum dibuang.
Polres Barito Utara berhasil mengungkap kasus pembuang bayi berjenis kelamin laki-laki?di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan. Ternyata pelakunya seorang tenaga kesehatan atau?bidan honorer.
Warga Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di belakang bangunan sarang burung walet milik warga pada Minggu, 24 Mei 2020.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, menanggung seluruh biaya perawatan bayi kembar di rumah sakit. Bayi kembar itu sempat dibuang ibunya di samping bak sampah, Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?
Sepasang bayi kembar yang dibuang ibunya?di samping bak sampah Jalan Muchran Ali, Baamang, akhirnya dinyatakan sehat. Bayi kembar itu menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit, dan sudah dibolehkan pulang, Senin,?30 Maret 2020.
Anggota DPRD Kotawaringin Timur?Hj. Darmawati menyoroti kasus pembuangan bayi yang selalu terjadi di Kotim.?
Motif pembuangan bayi bukan merupakan hasil hubungan gelap pelaku. Namun ia nekat melakukannya karena takut diketahui sang suami hingga dianiaya suaminya
Sebelum dibuang ke samping tempat sampah Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), NR (25), sang ibu yang merupakan tersangka, sempat menyusui dan merawatnya.?
Pelaku pembuangan bayi kembar di samping tempat sampah Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dapat diungkap jajaran Polres Kotim. Pengungkapan ini kurang dari 24 jam sejak pertama kali ditemukan.?
Sejumlah warga di Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?digegerkan dengan penemuan bayi kembar?yang dibuang dalam kardus samping bak sampah, depan Pertamina Sampit, Selasa, 17 Maret 2020 sekitar pukul 22.00 WIB.?
Alasan tersangka berinisial W, pelaku penculikan bayi sekaligus pembuangan bayi di Jalan Mahir Mahar Palangka Raya awal Juni 2019 lalu mengaku membuang bayinya karena kesulitan ekonomi.
Pihak Kepolisian dari Polres Palangka Raya akan mengetes DNA bayi bernama Sila Utami Bhayangkari yang dibuang oleh ibu kandungnya pada awal Juni 2019 lalu untuk mengetahui siapa orangtua sebenarnya dari anak tersebut.
Pelaku pembuangan bayi perempuan di sekitar Terminal WA Gara, Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya pada awal Juni lalu, akhirnya ditangkap polisi.
Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengecam keras pembuang bayi di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus pembuangan mayat bayi yang ditemukan membusuk dalam kresek di tepi Jalan Cut Nyak Dien, Sampit, Kamis, 25 Juli 2019 sore.
Bayi malang yang dibuang orangtuanya di semak belukar di Murung Raya, 2 minggu lalu, hingga kini masih ditangani kepolisian. Terkait itu, Dinas Sosial (Dinsos) Mura masih berkoordinasi dengan kepolisian terkait tahapan adopsi.
Orang yang pertama tahu adalah saksi Siamsi. Setelah saksi menceritakan kepada suaminya Sukiman, kejadian itu lantas dilaporkan kepada warga
Kapolsek Murung menjemput bayi laki-laki malang di RSUD Puruk Cahu. Bayi itu dirawat di rumah sakit setelah sebelumhya ditemukan dibuang di semak-semak, pada 14 Juni 2019 lalu. Adapun kondisi bayi itu kini sudah membaik.