Calon Ibu Diimbau Tidak Gugurkan Kandungan dan Membuang Bayi
Calon ibu yang masih berstatus pelajar diimbau tidak perlu merasa takut melahirkan kandungannya
Tag
Calon ibu yang masih berstatus pelajar diimbau tidak perlu merasa takut melahirkan kandungannya
Pihak Polda Kalteng yang bekerjasama dengan Polres Palangka Raya telah mengantongi beberapa nama yang dicurigai pembuang bayi
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana dan isteri menyatakan serius ingio mengadopsi bayi yang ditemukan di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu, 1 Juni 2019 lalu.
Sudah lebih dari 10 hari sejak peristiwa temuan janin dalam toples kaca sisa tulang di Palangka Raya, berlalu. Namun, belum ada tanda-tanda siapa pelaku pembuangnya.
Penetapan tersebut karena si ibu telah menelantarkan anak pascamelahirkan. Untuk ayah dari si bayi, polisi masih melakukan pendalaman.
Nama tersebut diberikan ibunya yang berusia 15, saat menjenguk bayi tersebut di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (14/8/2018).
Operasi terhadap bayi ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 11.15 WIB, Senin (13/8/2018)
Ini akibat pergaulan bebas, sebagai akibat dari luputnya peran orang tua dalam memperhatikan putra-putrinya.
Pelaku atau ibu pembuang bayi di semak-semak pohon nanas, Jalan G Obos XXVI Palangka Raya yang masih berusia 15 tahun juga menjadi perhatian Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kota Palangka Raya.
Kasus seperti ini hampir bisa dipastikan merupakan hasil dari hubungan gelap, baik itu perselingkuhan atau pergaulan bebas anak-anak muda. Makanya anak yang dilahirkan itu yang menjadi korban dengan alasan tidak diinginkan.
Dalam waktu dekat pihak kepolisian akan memanggil pria yang diduga sebagai bapak bayi yang dibuang tersebut
Kondisi ibu dari bayi yang ditemukan di semak-semak sempat lemah. Ini disampaikan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol Anton kepada wartawan, Jumat (10/8/2018)/
Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Theodorus Sapta Atmadja mengatakan bahwa kondisi bayi yang menjalani perawatan pascaditemukan di semak-semak, masih mengkhawatirkan.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Kunjungan Wali Kota Palangka Raya terpilih, Fairid Naparin bersama rombongan ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Jumat (10/8/2018) malam, diwarnai dengan pengumpulan…
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, status ibu yang membuang bayi ke semak-semak di antara pohon nanas berinisial HL, 15, masih terperiksa.
Detik-detik evakuasi penyelamatan terhadap bayi yang ditemukan di semak-semak belakang rumah warga, Jalan G Obos XXVI, Palangka Raya, Kamis (9/8/2018), cukup menegangkan.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga menemukan bayi di tepi Pelabuhan Muara Sei Catur dan Muara Mentaya Desa Handel Mekar Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas. Awalnya, bayi yang terbungkus plastik…
BORNEONEWS, Sampit - Pelajar SMP yang ketahuan membuang bayinya mulai disidangkan. Sidang digelar Selasa (7/11/2017). Dari sidang itu terungkap terdakwa berinisial RS (12) itu nekad membuang bayinya…
BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), berencana mendatangi keluarga ibu yang membuang bayi di perkebunan sawit…
BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pembuang bayi di perkebunan kelapa sawit Blok 107 Divisi IIB Bedeng Utara PT BSK I, Desa Sebabi Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang berinisial RS…