Warga Kapuas Diharapkan Tidak Mudah Percaya Informasi Hoax Pasca Pemilu 2019
Warga Kapuas diharapkan tidak mudah percaya dengan informasi - informasi yang beredar di internet, terutama pasca Pemilu 2019 ini guna menjaga situasi yang kondusif.
Tag
Warga Kapuas diharapkan tidak mudah percaya dengan informasi - informasi yang beredar di internet, terutama pasca Pemilu 2019 ini guna menjaga situasi yang kondusif.
Kepala Kementerian Agama atau Kemenag Kotawaringin Timur Syamsudin mengimbau masyarakat di daerah ini agar mendoakan bangsa Indonesia terutama daerah ini agar aman tanpa terpecah belah paska Pemilu 2019 ini.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Muhammad Rommel mengajak seluruh masyarakat di daerah ini agar menyikapi hasil Pemilu dengan bijak. Jangan sampai menjadi suatu perpecahan ke depannya.
Sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Kapuas terdiri dari KNPI Kapuas, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, GMNI, AMMAL, PMII melalui perwakilannya menyerukan penolakan aksi people power, terutama tanpa adanya tujuan yang jelas.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Rahmat Nasution Hamka asal Kalimantan Tengah mengungkapkan, fenomena perpolitikan Tanah Air ini selama Pemilu 2019 menampakan wajah demokrasi yang ambigu.
Hingga saat ini pihak kepolisian menyebut belum ada tanda-tanda gerakan people power untuk menolak hasil Pemilu 2019 di kawasan kota Palangka Raya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kotawaringin Barat Muhammad Chabib menyampaikan tausiah kebangsaan dari MUI pusat menjelang penetapan hasil pemilu oleh KPU pada 22 Mei 2019.
Jelang penetapan hasil pemilu serentak pada 22 Mei 2019, para pemuda dan tokoh agama di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur turun ke jalan untuk menyerukan persatuan.
TNI Polri Kotawaringin Barat menggelar Apel Kesiapsiagaan gabungan bersama tokoh masyarakat dan ormas di lapangan SMP Negeri 1 Kumai, Senin, 20 Mei 2019. Apel itu digelar dalam rangka menangkal paham radikalisme dan menjaga situasi yang kondusif jelang pengumuman hasil pemilu 22 Mei 2019.
Pihaknya mengimbau masyarakat Palangka Raya untuk tidak mengikuti aksi massa people power yang dilakukan oleh kelompok tertentu
Politisi PDI Perjuangan ini berpendapat bahwa aksi tersebut sangat tidak efektif dan membuang energi
Aktivis di Kotawaringin Timur, Arsusanto mengakui bahwa anggota DPRD memang tidak ada penghasilan lain
Mereka lebih menyerukan semangat persatuan dengan meningkatkan kualitas persaudaraan antar sesama anak bangsa, terutama pasca pemilu dan jelang penghitungan rekapitulasi Pilpres 22 Mei 2019
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kapuas mengimbau masyarakat tidak mengikuti aksi people power atau pergerakan massa, jika tanpa adanya tujuan yang jelas.
Sejumlah tokoh agama di Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh ajakan people power untuk mendelegitimasi Pemilu 2019.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kalimantan Tengah Agus Pramono menyebut, kondisi Kalteng pasca Pemilu 2019 tetap aman dan kondusif.
Berdasar perolehan suara pada pemilu legislatif atau pileg pada 17 April 2019 lalu, PDI Perjuangan berhasil meraup kursi terbanyak, disusul dengan Partai Golkar dan Partai Nasdem. Ketiga partai politik ini diyakini sudah dipastikan meraih kursi DPRD Seruyan 2019 - 2024.
BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pernyataan menolak gerakan people power juga disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu, 19 Mei 2019. Wawan, tokoh masyarakat…
Majelis Ulama Indonesia atau MUI dan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama Barito Utara menolak wacana aksi people power atau pengerahan massa terkait akan diumumkannya hasil pemilu 2019 pada 22 Mei 2019.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta seluruh jajarannya untuk menjaga persatuan dan kesatuan pascapemilu. APalagi, hal tersebut yang telah tumbuh dan berkembang secara baik di Kabupaten Kapuas selama ini.