Ketua DPRD Akui Aksi Pemkab Kotim Hadapi Covid-19 Luar Biasa
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menyebut?aksi Pemerintah Kabupaten Kotim untuk menghadapi wabah Covid-19 ini sangat luar biasa.
Tag
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menyebut?aksi Pemerintah Kabupaten Kotim untuk menghadapi wabah Covid-19 ini sangat luar biasa.
Pemkab Kotim?akan segera membagikan 1.500 paket sembako untuk masyarakat di daerah ini yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.?
Sehingga mereka tidak menjual kepada tengkulak atau pembeli dari luar daerah. Dengan maksud demi ketahanan pangan di daerah ini selama pandemi Covid-19
Kenaikan harga kebutuhn pokok memang tidak signifikan jika mengambil sampel di perkotaan. Namun jika dipedalaman maka harga kebutuhan itu terus meningkat
Komisi II DPRD Kotawaringin Timur ingin mentahui langkah strategis Pemkab Kotim untuk mempersiapkan cadangan? hingga kesiapan cadangan pangan yang sudah tersedia dilumbung dan sentra produksi pangan di Kotim.
Pemkab Kotim?memberdayakan puluhan penjahit di Sampit?untuk membuat 15 ribu lembar masker?yang akan dibagikan kepada masyarakat.?
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah terus mendukung dan? mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan wabah Virus Corona Disease di daerah ini
BORNEONEWS, Sampit - Menanggapi perintah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, akan edarkan surat larangan mudik lebaran bagi karyawan yang bekerja di…
Pemkab Kotim?hingga saat ini belum mengusulkan status Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Alasannya karena masih melihat, seberapa besar dampat terhadap ekonomi terkait pemberlakuan tersebut.?
Pemkab Kotim sudah menyatakan stok sembako untuk daerah ini aman, namun mengapa kenaikan harga ini terjadi
Legislator DPRD? Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah mengapresiasi persiapan Pemkab Kotim setelah kondisi saat ini sudah dinaikan statusnya dari zona hijau menjadi zona kuning penyebaran virus corona. Naik status tersebut?pasca-adanya beberapa orang menjadj? pasien dalam pengawasan (PDP).
Mantan Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi menyebut Pemkab Kotim harus hadir dengan APBD untuk menyelesaikan persoalan pemdemi virus Corona. Sementara DPRD Kotim harus memgambil langkah dengan membentuk Pansus.
Pemkab Kotim?akan segera menyiapkan bilik disinfektan khusus untuk kendaraan yang akan masuk ke wilayah ini, melalui jalur darat.?
Pemkab Kotim?akan menyiapkan 2.000 rapid test virus Corona atau Covid-19. Langkah ini sebagai langkah deteksi awal terhadap warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau orang yang terindikasi virus tersebut.?
Pemkab Kotim?menyiapkan anggaran Rp 50 miliar?untuk penanganan dan penanggulangan virus Corona atau Covid-19 di daerah ini hingga 6 bulan kedepan.?
Lahan itu beroperasi di wilayah Kecamatan MB Ketapang, tepatnya di perbatasan antara Desa Bangkuang Makmur dan Desa Eka Bahurui
Luas?lahan yang mencapai 10 ribu ton tersebut?diperkirakan bisa menghasilkan 40 ribu ton gabah. Sehingga?nantinya untuk kebutuhan beras aman, untuk beberapa bulan kedepan, selama siaga Covid-19
Saat ini Pemkan tidak hanya mewaspadai warganya yang datang dari luar negeri saja. Namun dari sejumlah daerah yang terpapar Covid-19
Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu menyarankan agar pemerintah kabupaten segera mengambil keputusan untuk kondisi saat ini/?
Pemkab Kotim masih menunggu kedatangan rapid test atau tes cepat pemeriksaan Virus Corona atau Covid-19. Sehingga?bisa memeriksa warga yang dikategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP).