Warga Pantap Temukan Jasad Pria di Parit
Warga Pantap, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan adanya penemuan jasad seorang pria di parit di desa setempat.
Tag
Warga Pantap, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan adanya penemuan jasad seorang pria di parit di desa setempat.
Penemuan mayat itu berawal saat karyawan kebingungan lantaran listrik di perumahan karyawan belum menyala saat memasuki pukul 17.00 WIB.
"Dokter forensik di Kalimantan Tengah yang melakukan otopsi bersama tim medis di RSUD dr Murjani Sampit," kata Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi.
Seorang pria, warga Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tewas dengan luka menganga di dada. Ia ditemukan tewas di depan rumahnya yang berada di perkebunan kelapa sawit.
Warga Desa Ujung Pandaran, Kecataman Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) geger karena ada penemuan sesosok mayat laki-laki di pantai sekitaran desa.
Seorang nelayan yang akan beraktivitas di Sungai Rubei, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara menemukan sesosok mayat mengambang, Sabtu (29/12/2018).
Kapolsek Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Iptu Sugiharso, memberikan pengarahan dan imbauan kepada masyarakat sekitar lokasi penemuan mayat di Desa Buntoi.
Enno, 40, sopir truk yang ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truknya di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, tidak pernah mengeluh sakit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, pemeriksaan saksi, dan hasil visum et repertum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana lainnya pada jasad Enno, 40.
Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truk, Rabu (26/12/2018). Lokasi penemuan di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Diduga, korban terpleleset dan kepalanya terbentur badan kelotok yang berkonstruksi kayu. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan itu berumur 56 tahun.
Jajaran Polres Kotim menyelidiki kasus penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di dasar Sungai Tengkawang, kawasan Bukit Aserehe, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu.
BORNEONEWS, Sampit - Penemuan jasad Arif Suparman di dasar Sungai Tengkawang, Bukit Aserehe, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (30/11/2018),…
Polres Kotim datangkan dokter Forensik dari Kota Palangka Raya untuk mengotopsi jasad laki-laki yang ditemukan tewas di dasar Sungai Tengkawang, Bukit Aserehe, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu.
Masyarakat Bukit Aserehe, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, dihebohkan penemuan mayat di dasar Sungai Tengkawang, Jumat (30/11/2018) malam.
Ada delapan orang saksi yang dimintai keterangannya guna proses penyelidikan. Mulai dari tetangga hingga pihak perusahaan tempat korban bekerja. Belum ditemukan siapa pelaku dibalik penemuan jasad korban ini,
Polres Kotim masih mengumpulkan alat bukti terkait penemuan jasad pria berusia 36 tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan.
Tersangka menganiaya korban lantaran tidak terima anak tirinya, FT, diajak jalan. Korban dipukul terlebih dahulu sebelum didorong ke sungai yang ada di kota Sampit itu. Jasad korban ditemukan mengapung tanpa berbusana.
Tersangka tidak senang melihat anaknya yang jalan bersama korban. Saat cekcok itu terjadi, korban pun berusaha menjelaskannya. Namun penjelasan korban berujung pemukulan yang dilakukan oleh tersangka.
Tersangka yang akrab dipanggil Fad itu ditangkap aparat pada Kamis (4/10/2018) saat berada di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim.