Pemkab Sukamara Usulkan Passing Grade SKD CPNS Diturunkan
Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengevaluasi seleksi kompetensi dasar CPNS 2018.
Tag
Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengevaluasi seleksi kompetensi dasar CPNS 2018.
Raut wajah cemas ditunjukan keluarga, kerabat, dan teman yang turut mengantar peserta seleksi kompetensi dasar CPNS Kabupaten Lamandau ke lokasi ujian.
Pelaksanaan tes kompetensi dasar CPNS di Kabupaten Kotawaringin Timur akan berakhir pada Senin (12/11/2018).
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, pemkab akan mengevaluasi pelaksanaan seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil 2018.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lamandau hari kedua kembali dijadwalkan berlangsung enam sesi. Dari empat sesi yang telah berjalan hanya 8 peserta dinyatakan lulus passing grade.
Dari 982 peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem computer assested test (CAT) pada 5 sampai 7 November 2018 hanya 12 peserta yang menuhi passing grade atau lulus.
Minimnya peserta asal Kalimantan Tengah (Kalteng) yang lulus nilai passing grade saat CAT penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) membuat Dinas Pendidikan meminta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melakukan validasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo menilai, banyaknya yang tidak lulus CPNS 2018 bukan karena kesalahan peserta tapi kesalahan bersama.
Hari pertama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Seruyan yang lolos hanya 6 peserta.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa dari peserta yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Sukamara tahun 2018, hanya 3 persen yang berhasil lulus.
Pelaksanaan tes SKD CPNS hari pertama selesai, dari enam sesi dengan jumlah total peserta yang mengikuti ujian sebanyak 282 orang, hanya dua peserta saja yang dinyatakan lulus passing grade SKD.
Selain nama Catur Wulandari yang lulus pada tes SKD sesi I hari pertama, nama berikutnya yang menyusul adalah Sudirman. Ia merupakan peserta ujian dengan nomor peserta 67081130000571.
Dalam satu sesi SKD rata-rata hanya 3 peserta yang bisa lolos, bahkan beberapa sesi tidak ada satu peserta pun yang lulus.
Harapan agar kuota formasi CPNS pada rekrutmen kali ini dapat terisi penuh didasarkan pada masih minimnya jumlah pegawai yang ada saat ini.
Pelaksanaan seleksi berlangsung selama enam hari mulai 5-10 November 2018 di SMAN 1 Tamiang Layang.
SKD pada hari pertama ini terbagi menjadi 5 sesi dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukamara mengumumkan nama-nama yang berhasil lolos dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar selama 3 hari di UPT BKN Palangka Raya.
Pada pelasanaan SKD pertama, tanggal 7 November 2018 hanya ada 16 peserta yang berhasil lolos. Kemudian hari kedua hanya ada 11 peserta dan hari terakhir berjumlah 6 peserta saja.
Di sesi pertama hanya ada satu peserta yang dinyatakan lulus passing grade. Sementara di sesi II dan III justru tidak ada satupun peserta yang berhasil melewati ambang batas minimal tersebut.
Bupati Seruyan juga memberikan arahan dan semangat kepada peserta menjelang tes.