Pemda Diminta Terus Berupaya Bangunkan Kembali Pertumbuhan Ekonomi di Kalteng
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Hery meminta kepada pemda kalteng supaya terus berupaya membangunkan kembali pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.
Tag
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Hery meminta kepada pemda kalteng supaya terus berupaya membangunkan kembali pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menargetkan perekonomian Indonesia tumbuh enam persen per tahun usai?COVID-19 agar bisa menjadi negara maju dan lepas dari jebakan negara berpendapatan kelas menengah atau?middle income trap?sebelum tahun 2045.
?Pertumbuhan ekonomi domestik diprakirakan lebih rendah dari sebelumnya pascapenyebaran varian delta Covid-19. Hingga triwulan II 2021, perbaikan ekonomi terus berlanjut, terutama didorong oleh peningkatan kinerja ekspor, belanja fiskal dan investasi non bangunan.
Pemprov Kalteng meyakini sektor kelautan dan perikanan di provinsi ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan PAD.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menurunkan proyeksi ekonomi Indonesia tahun 2021 dari 4,1 persen-5,1 persen menjadi 3,8 persen, sebagai dampak dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Pihaknya berharap?melalui visi misi serta program prioritas dari rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) itu bisa diwujudkan dan semua target dapat tercapai
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran telah mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur tentang pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kalteng pada pada 22 April 2021.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan beberapa faktor yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 sebesar 4,5 - 5,3 persen dan tahun depan 5,2 - 5,8 persen.
Bank DBS memperkirakan ekonomi Indonesia akan pulih pada tahun ini dan memutarbalikkan kondisi resesi menjadi pertumbuhan positif perekonomian ke level 4 persen.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan percaya pertumbuhan dan pemulihan ekonomi dapat optimal jika merata dan inklusif.
Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II sebesar 7 persen. Terkait itu, presiden mengharapkan kepala daerah bertanggungjawab terhadap pertumbuhan ekonomi di daerahnya masing-masing.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2021 mencapai tujuh persen dengan melihat beberapa indikator mulai dari realisasi penanaman modal asing (PMA) hingga indeks keyakinan konsumen (IKK) yang terus membaik.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) optimis ekonomi Kalteng tumbuh positif walaupun ditengah pandemi Covid-19.
Sejak tahun 2020 hingga tahun ini memasuki bulan kelima 2021, negara kita Indonesia masih mengalami pandemi Covid-19, sedangkan laju pertumbuhan ekonomi Alhamdulillah di Kabupaten Pulang Pisau mengalami peningkatan sebesar 2,69%.
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 4,5-5,5 persen tercapai, lantaran sejumlah parameter pemulihan ekonomi menunjukkan hasil menggembirakan.
Pertumbuhan ekonomi inj? didukung sektor tanaman pertanian, perkebunan, perdagangan, serta industri pengolahan?yang mana masih ditopang oleh industri CPO atau perkebunan sawit
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2021 yang mengalami surplus sebesar 1,57 miliar dolar AS mengindikasikan pertumbuhan kegiatan ekonomi berjalan baik dan pertumbuhan ekonomi yang sehat.
Anggota Komisi II DPR M?Syamsul Luthfi mengatakan reformasi agraria harus dilakukan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengungkapkan pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada tahun 2020 lalu minus 1,40 persen.
Kepala Pusat Kebijakan Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Hidayat Amir memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh sekitar 7 persen sampai 8 persen pada kuartal II tahun ini karena adanya akselerasi pemulihan.