KPU Barito Utara Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada 2018
KPU Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Tag
KPU Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Suksesnya gelaran Pilkada Barito Utara tidak lepas peran kepolisian dan TNI dalam menangani situasi Kamtibmas
KPU resmi menetapkan pasangan Nadalsyah dan Sugianto Panala Putra sebagai bupati dan wakil bupati Barito Utara periode 2018-2023.
Sesuai dengan ketentuan peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2018, setelah selesai rekapitulasi, berita acara ditandatangani oleh ketua dan angota KPU, beserta dengan saksi pasangan calon yang hadir.
Paslon yang keberatan dengan hasil pleno dapat menyampaikan perselisihan hasil perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi (MK) selama tiga hari kerja.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Nadalsyah-Sugianto Panala Putra memperoleh suara sekitar 39.355, sedangkan pasangan calon bupati Taufik Nugraha-Ompie Herby memperoleh suara sekitar 17.696
Rapat rekapitulasi hasil pilkada ini digelar setelah PPK melaksanakan pleno di masing-masing kecamatan.
241 anggota Polres Barito utara dikerahkan untuk mengamakan jalannya rapat pleno KPU
Sebanyak 241 personel disiapkan untuk mengamankan jalannya rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pilkada Barito Utara.
Jadwal pelantikan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada Barito Utara pada 27 Juni 2018 akan ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pilkada Barito Utara tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung Kamis (5/7/2018).
Bupati mengajak seluruh masyarakat Barito Utara bersatu untuk bersama-sama membangun Kabupaten Barito Utara agar lebih maju.
Di tengah padatnya kegiatan mereka, Bupati beserta wakilnya menyempatkan diri untuk menghadiri resepsi perkawinan warga di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru.
Berdasarkan perhitungan cepat pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut satu, H Nadalsyah-Sugianto Panala Putra memperoleh suara sekitar 40.243 atau 69,18%. Sedangkan pasangan calon nomor dua memperoleh suara sekitar 17,932 atau 30,82%.
Dari data yang masuk dari tim dan saksi di seluruh TPS yakni sebanyak 351 TPS, kemenangan pasangan ini mencapai 69,18% atau 40.243 suara.
Bayangkan, dalam lima tahun ini ada empat kali pemilihan yakni Presiden, Legislatif /DPRD, Gubernur dan Bupati. Ini yang mungkin menjadi salah satu faktor kurangnya partisipasi masyarakat.
Real count KPU Barito Utara belum sepenuhnya selesai, ada beberapa kecamatan yang belum melaporkan hasilnya ke KPU Barito Utara seperti Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei.
Sesuai hasil real count tim pemenangan Nadalsyah-Sugianto, pasangan nomor urut 1 itu unggul dengan persentase 70,20%. Angka itu diambil berdasarkan hasil pemilihan di 319 TPS dari total 351 TPS di Barito Utara.
Di Pilkada serentak 27 Juni 2018 ini tingkat partisipasi masyarakat Barito Utara cukup tinggi untuk memberikan hak pilihnya
Beberapa TPS yang dikunjungi Bupati Nadalsyah yakni TPS 17 jalan Ahmad Yani samping Rujab Sekda, TPS 12 Jalan Tumenggung Suropati, TPS 14 Jalan Semoga Indah, TPS 40 Jalan Pendreh, TPS 18 dan 34 Jalan Permata Hijau, TPS 6 Jalan Akasia, dan TPS 9 di Dermaga.