Gubernur Harapkan Kalteng Segera Ditetapkan Jadi Ibu Kota Negara
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengharapkan Kalteng segera ditetapkan sebagai ibu kota negara.
Tag
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengharapkan Kalteng segera ditetapkan sebagai ibu kota negara.
Warga Kalimantan Tengah menanggapi kebijakan nasional terkait wacana pemindahan ibu kota pemerintahan Republik Indonesia ke Palangka Raya dengan posisi hanya mengamankan.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Palangka Raya Profesor Sulmin Gumiri mengatakan bahwa warga Dayak, Kalimantan Tengah sudah terbiasa dengan istilah "Bumi Pancasila.
Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu juga menghadiri kegiatan dialog interaktif soal pemindahan ibu kota negara RI ke Kalimantan.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meminta keadilan jika Kalteng ditetapkan sebagai ibu kota negara. Sebelum pindah, permintaan keadilan untuk masyarakat Kalteng juga harus dipenuhi.
Deputi Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy S Prawiradinata menyampaikan beberapa kelebihan Kalimantan Tengah, dibandingkan wilayahnya lainnya terkait pemindahan ibu kota negara.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menegaskan bahwa daerah ini sangat pantas ditetapkan sebagai ibu kota negara. Hal itu ditegaskannya pada dialog yang melibatkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Jumat, 19 Juli 2019.
Dua akademisi dengan jabatan tinggi di Universitas Palangka Raya didaulat menjadi pembicara dalam Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara bertajuk "Kalimantan untuk Indonesia", Jumat, 18 Juli 2019.
Deputi Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy S Prawiradinata menerangkan pemindahan ibu kota negara harus memenuhi beberapa kriteria utama.
Deputi Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy T Prawiradinata, memaparkan berbagai alasan Ibukota Negara Indonesia harus pindah ke Kalimantan.
Ratusan orang memenuhi ruang pertemuan Hotel Luwansa Palangka Raya, Jumat, 19 Juli 2019. Mereka menghadiri Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara bertajuk "Kalimantan untuk Indonesia".
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas RI, bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar dialog rencana pemindahan ibu kota negara di Hotel Luwansa, Palangka Raya, Jumat, 19 Juli 2019.
Mantan Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia mengakui, isu wacana pemindahan ibu kota pemerintahan RI ke Kota Palangka Raya, mempengaruhi masyarakat.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan pihaknya sering diminta paparan terkait kesiapan pemindahan ibu kota pemerintahan RI.
BORNEONEWS, Sampit - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran sangat optimistis bahwa provinsi yang dipimpinnya dipilih atau ditunjuk menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia. "Saya…
Sekda Seruyan, Haryono menghadiri Focus Group Discussion pemenuhan kebutuhan energi di Kalimantan, dalam rangka wacana pemindahan pusat pemerintahan RI, yang diselenggarakan BPH Migas, di Jakarta, Kamis 4 Juli 2019.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengatakan Kalteng akan membutuhkan pangan dengan jumlah yang besar. Terutama jika nantinya ditetapkan sebagai ibu kota pemerintahan Republik Indonesia.
Bupati Katingan Sakariyas optimistis Provinsi Kalimantan Tengah atau Kalteng akan dipilih menjadi lokasi pemindahan ibu kota pemerintahan RI.
Persiapan yang perlu dimatangkan saat ini adalah berkaitan dengan data khususnya untuk dua kabupaten (Katingan, Gunung Mas) dan Kota Palangka Raya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan kesiapan berkaitan dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke Bumi Tambun Bungai.