Katingan Targetkan Jadi Sentra Produksi Rotan
Target sentra produksi rotan merupakan salah satu visi Pemerintah Kabupaten Katingan kerana rotan merupakan salah satu mata pencaharian warganya
Tag
Target sentra produksi rotan merupakan salah satu visi Pemerintah Kabupaten Katingan kerana rotan merupakan salah satu mata pencaharian warganya
Anggota DPRD Seruyan Atinita menilai kabupaten berjulul Bumi Gawi Hatantirin ini kaya akan sumber daya alam.
KPHP Barito Tengah Unit VI dan VII Kabupaten Barito Utara megadakan pelatihan anyaman rotan bagi warga Desa Lemo I dan Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
Pelatihan ini diikuti 40 orang dari dua desa ini merupakan kerja sama KPHP Barito Tengah dengan perusahaan tambang batubara
kerajinan tangan rotan memiliki pangsa pasar tersendiri terutama di dalam daerah, karena menjadi suatu kebutuhan masyarakat karena berbagai macam hasilnya bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Rudianur menyatakan saat ini masyarakat masih menunggu gerakan dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan harga karet dan rotan.
Peluang UMKM yang perlu dikembangkan adalah sektor pengrajin rotan, karena bahan bakunya melimpah
Masalah rotan tidak bisa dianggap remeh, karena menyangkut hajat hidup para petani
Rotan merupakan tanaman budidaya petani. Namun dalam kenyataannya hasil alam ini selalu mendapat hambatan ketika hendak dijual ke luar daerah
Harga karet dan rotan diprediksi akan membaik, sehingga petani tidak perlu mengganti tanaman tersebut dengan tanaman lainnya
Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah Mikro (Diskoperindag UMKM) Kabupaten Seruyan mewacanakan pengadaan mesin atau alat pengolahan rotan.
Ketika ekspor dilarang, pasar dalam negeri sendiri tidak mampu menampung hasil produksi petani. Dampaknya sangat dirasakan petani karena harga jual rotan menjadi anjlok yang sebelumnya di tingkat petani Rp4.000 per kg hingga Rp5.000 per kg kini di kisaran Rp1.500 saja per kg.
Legislator mengapresiasi langkah Pemkab Barut yang berkirim surat ke pemerintah pusat, untuk evaluasi larangan ekspor rotan mentah.
Pemkab Murung Raya (Mura) menggelar pelatihan pengolahan rotan. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kekaguman itu ia ungkapkan saat menyambangi stan Kabupaten Katingan pada pameran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Sabtu (14/4/2018).
Katingan memiliki sejumlah kecamatan yang kaya akan hasil rotan. Sayang, harganya terbilang sangat murah.
Sebagian besar petani rotan di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur ini tetap menggantungkan hidup terhadap rotan.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) M Taufiq Mukri meminta masyarakat tidak meninggalkan potensi tanaman lokal seperti karet, kelapa, dan rotan.
Sejak kran impor distop, sehingga mengakibatkan para petani di Katingan kesulitan untuk menjual hasil rotan
Tanaman rotan di Kabupaten Katingan tergolong melimpah. Sehingga ke depan rotan mentah asal Katingan bisa dikirim ke Magetan.