Polisi Tetapkan 12 Teroris di Merauke Jadi Tersangka
Ditanya inisial para teroris yang ditangkap di Merauke, AKBP Sangaji menegaskan tidak bisa diungkap ke publik karena kasusnya masih terus dikembangkan
Tag
Ditanya inisial para teroris yang ditangkap di Merauke, AKBP Sangaji menegaskan tidak bisa diungkap ke publik karena kasusnya masih terus dikembangkan
Penangkapan terhadap mereka, lanjut Argo, merupakan rentetan dari pada penangkapan terduga teroris yang dilakukan di Sulawesi Selatan
Boy menjelaskan rencananya BNPT akan pergi ke Suriah dan Irak untuk melakukan assessment terhadap WNI yang menjadi FTF, dan dilaporkan terhadap Presiden terkait apakah layak dilakukan repatriasi ke Indonesia
Terduga teroris YI merupakan warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditangkap di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi
Pengamat terorisme dan intelijen Ridlwan Habib mengatakan ada tiga konsekuensi setelah kelompok kriminal bersenjata berubah dan ditetapkan menjadi teroris.
Penangkapan terduga ini atas pendalaman tim serta hasil dari pengembangan-pengembangan kasus termasuk mengungkap sel-sel jaringan yang berafiliasi dengan ISIS dan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD dari terduga yang ditangkap lebih dulu di Villa Mutiara Biru, Kecamatan Biringkanaya
Kelompok sipil bersenjata di Papua dikategorikan sebagai teroris, kata Mahfud, berdasarkan ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Zulpan menyebut Densus 88 Anti Teror dibantu tim Polda Sulsel kembali menangkap tiga terduga teroris. Namun ia enggan merinci di mana lokasi penangkapannya
Hingga kini tim penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk menggali peran masing-masing. Seluruh terduga yang diamankan masih berstatus terperiksa
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan terduga teroris berinisial MT (49) yang tewas ditembak mati oleh Densus 88 Antiteror Polri adalah mantan narapidana teroris (napiter).
Dalam penggerebekan MT di rumahnya, di Jalan Mannuruki itu, anggota Densus 88 Antiteror Polri dibantu anggota Brimob Polda Sulsel berusaha mengamankan terduga teroris
Penyidik Markas Besar (Mabes) Polri menyatakan 12 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Jakarta belum terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharud Daulah (JAD) maupun Jamaah Islamiah (JI).
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri memburu tiga terduga teroris yang masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait dengan empat terduga teroris yang berhasil ditangkap di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.
Tim Datasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah DS, di wilayah Dusun Jomboran, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, usai melakukan penangkapan terhadap pria terduga terlibat dalam jaringan teroris itu, Minggu.
Koordinator Nasional Jaringan Gus Durian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau biasa disapa Alissa Wahid mengatakan adanya narasi yang menyebut kejadian teror adalah rekayasa, sebetulnya adalah bagian dari misinformasi atau penyesatan informasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memaparkan sejumlah faktor yang menyebabkan tindak pidana terorisme tidak dapat atau sulit dihentikan di Indonesia.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) meningkatkan pengamanan di tempat-tempat keramaian, objek vital nasional termasuk tempat ibadah pascaserangan teroris di Gereja Katedral, Makassar, Sulsel, Minggu (28/3) dan Mabes Polri Jakarta, Rabu (31/3).
Tiga orang terduga teroris itu diamankan pagi tadi di sejumlah lokasi berbeda. Namun demikian, Zulpan enggan membeberkan di mana lokasi pengamanan para terduga teroris
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan, beberapa aksi terorisme yang terjadi beberapa hari ini menunjukkan generasi milenial menjadi sasaran utama perekrutan teroris.
Beberapa tetangga yang tinggal dekat dengan rumah keluarga ZA, tersangka penembakan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, memastikan mereka akan berusaha menguatkan pihak famili terlepas dari insiden teror yang terjadi.