8 Sekolah di Sukamara Laksanakan UNBK
UNBK tingkat SMP sederajat ini akan dilaksanakan selama empat hari dan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia
Tag
UNBK tingkat SMP sederajat ini akan dilaksanakan selama empat hari dan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia
Lebih dari 14 persen Sekolah Menengah Atas (SMA) ataupun Madrasah Aliyah (MA) sederajat di Barito Timur (Bartim) belum melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang dilaksanakan secara bersamaan pada Senin (9/4) hari ini.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) yang dilaksanakan di Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah berjalan dengan lancar.
Selain mempersiapkan genset, pihak sekolah juga telah menyurati pihak PLN Sukamara sebagai pemberitahuan bahwa ada pelaksanaan ujian.
SMA Negeri 1 Sukamara melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kegiatan yang dilaksanakan sejak 9 April hingga 12 April 2018 akan dilakukan sebanyak tiga sesi.
Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), berjalan lancar.
Tiga sekolah yang masih menumpang di sekolah lain yakni SMA Abdi, SMA PGRI, dan SMA Negeri 2 Pangkalan Bun.
Pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kobar diikuti 19 SMA dan MA. Sedangkan jumlah siswa yang mengikuti ujian yaitu 1.525 siswa SMA dan 242 siswa MA,
UNBK SMA yang berlangsung 9-12 April 2018 diikuti 238 sekolah dengan jumlah peserta 17.416 siswa. Ditambah Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 34 madrasah dengan 2.198 siswa.
Untuk menyiasati kekurangan fasilitas, SMAN 1 Kurun meminjam laptop dan PC milik siswa. Juga ada tambahan bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng.
Sebanyak empat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Pulang Pisau akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk pertama kalinya.
Ada 30 SMK di Kalteng yang mengelar UNBK secara offline karena jaringan internet belum tersedia.
Tidak ada lagi SMA melaksanakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).
Siswa peserta UNBK diimbau agar meningkatkan belajarnya. Agar hasil yang didapat pada saat kelulusan nantinya bisa maksimal.
Bagi sekolah yang fasilitasnya tidak lengkap maka siswa yang bersangkutan bisa mengikuti UNBK di sekolah lain
Meskipun ada pemadaman listrik di beberapa tempat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Namun hal itu tidak mengganggu pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah ini tidak mengalami gangguan.
Kabupaten masih diberikan tanggungjawab untuk memantau pelaksanaan ujian yang dilakukan selama tiga hari, yakni dari 2 April hingga hari ini atau 4 April 2018.
13 siswa tersebut sebenarnya sudah dibujuk dan diajak kembali ke sekolah agar bisa mengikuti UNBK. Namun tetap ngotot dan tidak mau menyelesaikan pendidikannya.
Ujian susulan akan dilaksanakan serentak pada 17 dan 18 April 2018. Berdasarkan pengamatan Borneonews di hari kedua UNBK di tiga SMK, kehadiran peserta mencapai 100%.
UNBK SMK ini akan berakhir hingga 5 April 2018