BPBD OKU Ingatkan Warga di DAS Ogan Waspadai Banjir Bandang
Kondisi ini menyebabkan daerah Sumatera Selatan, terutama wilayah Kabupaten OKU mendapatkan pasokan massa udara yang signifikan sebagai pembentukan awan hujan.
Tag
Kondisi ini menyebabkan daerah Sumatera Selatan, terutama wilayah Kabupaten OKU mendapatkan pasokan massa udara yang signifikan sebagai pembentukan awan hujan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menurun status Gunung Ili Lewotolok yang berada di Nusa Tenggara Timur dari sebelumnya level siaga kini menjadi waspada.
Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono meminta masyarakat untuk waspada terhadap gigitan hewan penular rabies atau HPR, terutama di musim kawin yang biasanya terjadi salah satunya bulan April ini?
Pasca-terjadinya peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, jajaran Polres dan Polsek di seluruh Indonesia saat ini meningkatkan kewaspadaan.
Lurah Panarung, Evi Kahayanti menyampaikan kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada apabila ada indikasi terkait penyakit cacar monyet.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengingatkan seluruh masyarakat di kawasan pesisir Kuami untuk mewaspadai cuaca ekstrim, baik itu hujan lebat disertai petir, angin kencang maupun gelombang tinggi.
Kepala BPBD Koata Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan pihaknya hingga kini tetap waspada terhadap ancaman karhutla yang sewaktu-waktu bisa terjadi di kota setempat.
Masyarakat di Kecamatan Pulau Hanaut, diminta agar selalu waspada terhadap segala bentuk pencurian atau pencopetan.?Bentuk kewaspadaan itu salah satunya jangan menggunakan perhiasan mencolok saat pergi ke pasar.?
Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paham radikalisme.?
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, menegaskan bahwa daerah ini aman meskipun beberapa hari lalu, 2 orang terduga teroris di tangkap di Sampit dan 1 orang lainnya ditangkap di Palangka Raya.?
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), memasang puluhan spanduk atau baliho imbauan peringatan agar?waspada cuaca ekstrim dan dampak hidrometeorologi.
Banjir yang terjadi beberapa hari belakangan ini mengakibatkan rumah warga di Sampit, Kotawaringin Timur tergenang air. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pos jaga Sampit pun mengimbau warga agar berhati-hati dan memerhatikan kondisi sekeliling rumah. Pasalnya, dalam kondisi seperti ini satwa liar seperti ular, biawak, bahkan buaya bisa semakin mendekat ke permukiman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya (Mura) kembali memberikan imbauan terhadap potensi banjir terhadap masyarakat yang berada di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Senin, 1 November 2021.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrim seiring masuknya musim penghujan di penghujung tahun 2021 ini.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mengingatkan pemerintah dan masyarakat kota setempat, untuk mewaspadai masuknya jenis varian baru MU Covid-19.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan terdampak banjir untuk selalu waspada agar bencana kali ini tidak merenggut korban jiwa lagi.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo meminta kepada seluruh daerah untuk tetap waspada terhadap potensi curah hujan dengan itensitas tinggi dalam beberapa pekan kedepan.
Kepala Pelaksana BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir agar selalu waspada. Pesan itu disampaikan?mengingat kemungkinan terjadinya banjir berulang akibat curah yang lebat dalam beberapa hari terakhir.
Warga Kabupaten Kapuas diimbau untuk terus mewaspadai terjadinya potensi bencana alam, salah satunya banjir. Imbauan itu disampaikan seiring dengan meningkatknya intensitas curah hujan.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kecamatan Pematang Karau dan sekitarnya mulai pukul 23.00 WIB tanggal 14 September 2021 dan terus meluas ke sebagian besar wilayah Kabupaten Barito Timur pada pagi hari, Rabu, 15 September 2021.