PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah penderita diare yang ditangani RSUD dr Doris Sylvanus selama musim kemarau terbilang tinggi. Tercatat sudah ada ratusan pasien penderita diare yang ditangani.

Rinciannya, di bulan Mei yang ada 130 kasus pasien diare yang dirawat inap. Kemudian, Juni sebanyak 128 pasien rawat inap, dan ada 105 pasien di bulan Juli.

Sedangkan pasien diare yang mendapat penanganan rawat jalan terbilang rendah, hanya 21 kasus.

Wakil Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, musim kemarau merupakan salah satu penyebab peningkatan angka penderita diare.

“Saat kemarau, sumber air di kampung-kampung berkurang, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Biasanya di musim kemarau, kasus diare memang meningkat," kata Theo, Kamis (4/10/2018).

--page

Theo menambahkan, pihak rumah sakit akan terus memantau perkembangan kasus penderita diare yang ditangani.

“Kami akan terus memperhatikan kasus penderita diare yang masuk ke rumah sakit. Juga untuk penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," pungkasnya. (AGUS PRIYONO/B-11)